Peristiwa nahas tersebut terjadi saat kendaraan sedang terparkir menunggu penumpang. Pengemudi yang mengalami luka bakar akibat insiden ini langsung dievakuasi oleh rekan-rekannya ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Komandan Posko IV Pemadam Kebakaran (Damkar) Parungkuda, Acep Fatah, mengonfirmasi insiden tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim gabungan setelah menerima laporan darurat sekitar pukul 08.00 WIB.
"Tim kami tiba di lokasi pukul 08.03 WIB. Saat itu api sudah membesar dan membakar seluruh badan mobil," ujar Acep, Rabu (4/11/2026).
Menurut Acep, posisi mobil saat kejadian sedang terparkir di dekat deretan pedagang kaki lima dan pos polisi.
Diduga kuat, percikan api muncul secara tiba-tiba saat kendaraan tersebut sedang bersiap untuk beroperasi.
"Mobil sedang parkir dan bersiap jalan. Tiba-tiba ada percikan api yang langsung membesar dan menghanguskan kendaraan," jelasnya.
Untuk menjinakkan si jago merah, Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan tiga unit mobil pemadam dari Posko Parungkuda, Cicurug, dan Cibadak, dengan melibatkan sekitar 17 personel. Api berhasil dipadamkan dalam waktu 25 menit.
Setelah proses pendinginan selesai, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh pada bangkai kendaraan dan menemukan sejumlah benda mencurigakan.
"Saat kami periksa bagian dalam mobil, kami menemukan banyak bekas jerigen yang ikut terbakar," ungkap Acep.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Damkar belum dapat memastikan apakah jerigen tersebut berisi bahan bakar minyak (BBM) atau muatan lainnya. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib. (FRA)
