Kegiatan yang dipusatkan di SMA Nurul Ilmu, Neglasari, Kecamatan Cibadak ini menyasar kalangan pelajar yang telah memasuki usia wajib KTP (17 tahun) sekaligus warga di sekitar lingkungan sekolah.
Kepala UPTD Disdukcapil Cibadak, Yayan, menyampaikan bahwa kegiatan jemput bola ini merupakan upaya percepatan kepemilikan dokumen kependudukan, khususnya bagi pemula dan penetrasi penggunaan aplikasi IKD di masyarakat.
"Hari ini kami melakukan perekaman KTP-el bagi pemula di SMA Nurul Ilmu Neglasari. Selain para siswa, kami juga membuka layanan aktivasi IKD bagi tenaga pendidik serta warga masyarakat di sekitar sekolah," ujar Yayan saat ditemui di lokasi kegiatan, Selasa (13/10/2026).
Yayan menjelaskan, program jemput bola ke sekolah-sekolah terbukti efektif meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya dokumen kependudukan. Selain itu, integrasi ke layanan IKD menjadi langkah strategis menuju era digitalisasi dokumen di Kabupaten Sukabumi.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Para siswa dan warga sekitar memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor UPTD.
Pihak UPTD Disdukcapil Cibadak berkomitmen untuk terus melanjutkan program jemput bola serupa ke sekolah-sekolah dan desa-desa lain di wilayah kerja Cibadak guna memastikan seluruh masyarakat terlayani dengan cepat dan mudah. (Adv)
