Selain penyerahan hibah aset, agenda tersebut dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi SIMPATIK (Sistem Informasi dan Manajemen Portofolio Aset Terintegrasi untuk Kemitraan). Inovasi sistem informasi ini dihadirkan untuk memperkuat penataan, pengawasan, serta pengelolaan aset daerah agar lebih modern dan terintegrasi.
Menanggapi hal tersebut, DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi dan menyambut baik langkah strategis dalam penguatan tata kelola aset daerah ini. Budi Azhar menegaskan pentingnya akuntabilitas dan efektivitas dalam memanfaatkan setiap barang dan aset milik negara.
"Kami menyambut baik upaya penataan ini. Ke depan, aset hibah yang telah diterima harus dimanfaatkan secara optimal sesuai ketentuan dan aturan hukum yang berlaku, sehingga betul-betul memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi," ujar Ketua DPRD.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan aset yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab merupakan bagian penting dalam menjaga amanah serta kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. (Red)
