KLIKSUKABUMI.COM - Indosat Ooredoo Hutchison secara resmi meluncurkan jaringan internet 5G di Kota Sukabumi melalui gelaran Media Update bertajuk “Mau Ngonser, Mau Ngonten, Mau Ini, Itu, Ya Indosat 5G!” yang berlangsung di Like Earth Coffee Lantai 2, Minggu (18/10/2026). Peluncuran ini juga dirangkaikan dengan apresiasi bagi pelanggan melalui konser JNS Fest.
Head of Circle Jakarta Raya Indosat, Swandi Tjia, menegaskan bahwa penyiapan jaringan 5G di Sukabumi bukan sekadar klaim angka kecepatan di atas kertas, melainkan bentuk solusi nyata untuk menjaga kestabilan koneksi masyarakat di tengah kepadatan pengguna.
"Bukan hanya berbicara masalah angka atau giga di atas kertas, tetapi ini bukti 5G hadir sebagai solusi untuk masyarakat Sukabumi. Saat dites tadi, kecepatannya masih bisa 300 Mbps, ini membuktikan kestabilan itu sangat penting," ujar Swandi, Minggu (18/10/2026).
Swandi menjelaskan, penyelenggaraan acara dan penguatan jaringan ini merupakan bentuk apresiasi Indosat kepada masyarakat Sukabumi.
Saat ini, Indosat mencatatkan pangsa pasar (market share) mendekati 60 persen di wilayah Sukabumi.
"Ini merupakan bentuk apresiasi kita karena market share kita di Sukabumi hampir 60 persen. Jaringan ini hadir untuk mendukung pemerintah daerah dalam mendorong ekonomi kreatif serta memperkuat pelaku UMKM, konten kreator, hingga gamers," jelasnya.
Selain memperkuat sektor ekonomi kreatif lokal, Indosat juga membuka peluang kerja sama penerapan konsep Smart City bersama Pemerintah Kota/Kabupaten Sukabumi.
Sebelumnya, Indosat telah menjalin kolaborasi serupa di sejumlah wilayah Indonesia.
"Kalau Smart City, sebenarnya ada beberapa daerah yang sudah bekerja sama dengan kita, seperti Bali, Solo, Jogja, Banjarmasin, Samarinda, dan Cianjur," ungkap Swandi.
Ia menambahkan, penjajakan kolaborasi Smart City dengan Pemda Sukabumi akan terus didorong seiring dengan aktifnya pemancar 5G dan frekuensi 2.600 MHz di kawasan tersebut.
"Untuk Sukabumi sudah beberapa kali kita approach. Kemungkinan besar kita akan maju karena 5G dan spektrum 2.600 MHz kita baru saja on, di mana ini selaras dengan cita-cita pemda mendorong ekonomi kreatif," pungkasnya. (FRA)
