Kapolsek Warudoyong Polres Sukabumi Kota, AKP Maulana Arif, membenarkan peristiwa nahas tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar.
"Ya, sebelumnya kami mendapat informasi bahwa ada seorang laki-laki tergeletak di aliran sungai. Setelah itu saya bersama anggota langsung menuju lokasi," ujar Maulana Arif.
Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun dari saksi mata di lokasi kejadian, korban sebelumnya terlihat sedang berada di atas jembatan rel tersebut.
"Informasi yang kami dapat, sebelumnya pria ini ada di atas jembatan rel kereta api. Saat itu kata saksi, pria ini terlihat sambil main handphone kemudian jatuh," jelasnya.
Meski begitu, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah korban terjatuh murni karena kelalaian atau ada unsur kesengajaan menjatuhkan diri.
"Untuk indikasi dugaan bunuh diri, apakah dia terjatuh atau menjatuhkan diri, kita masih proses penyelidikan," tegas Maulana.
Korban diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi menyebutkan bahwa korban mengalami luka parah di area wajah akibat benturan keras dengan batu dasar sungai.
“Untuk luka, itu karena korban terjatuh dalam keadaan telungkup dan kepala berbenturan dengan batu, sehingga lukanya ada di bagian wajah," ungkapnya.
Saat ini, jasad N. Sudrajat telah dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin, S.H. (Bunut) Kota Sukabumi, dan pihak keluarga pun telah mendatangi lokasi kejadian untuk proses identifikasi.
"Tadi ada identitas, tapi masih dalam proses. Tadi juga keluarganya sudah ada yang mengenali dan kita arahkan ke Bunut, karena korban dibawa ke Bunut," pungkasnya.
(FRA)
