KLIKSUKABUMI.COM - Penemuan seekor ular sanca batik sepanjang 4 meter di belakang Pasar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (13/9/2026), menjadi peringatan bagi warga terkait potensi kemunculan satwa liar di pemukiman selama musim kemarau.
Ular berukuran besar tersebut ditemukan bersarang di bawah jembatan Kampung Gumelar, RT 002/RW 001, Kelurahan Palabuhanratu. Sungai yang mengering serta tumpukan sampah dan kayu di lokasi tersebut diduga menjadi sarang yang nyaman bagi reptil pemangsa itu.
Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan DPKP Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman, mengonfirmasi bahwa timnya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengevakuasi ular dari lokasi.
"Posisi badan ular sebagian masih tersembunyi antara timbunan batang pohon dan bebatuan," kata Tatang, Senin (14/9/2026).
Tatang menjelaskan, tumpukan material limbah di area sungai yang mengering turut menyulitkan pergerakan personel di lapangan saat proses pengamanan.
"Kondisi sungai juga bercampur material sampah dan urugan bebatuan, sehingga menjadi kendala saat proses evakuasi," ujarnya.
Kendati medan yang dihadapi cukup rumit, tim evakuasi berhasil mengeluarkan sanca batik berukuran raksasa tersebut tanpa memicu insiden bahaya bagi warga sekitar.
"Kesulitannya alhamdulillah bisa diatasi, sehingga ular berhasil dievakuasi langsung dibawa ke kantor. Ular berukuran sekitar 4 meter," kata dia.
Maraknya kemunculan ular sanca di kawasan pasar hingga dermaga Palabuhanratu dalam dua bulan terakhir diduga kuat dipicu oleh kondisi lingkungan dan surutnya air sungai.
Petugas pun mengimbau masyarakat untuk rutin membersihkan tumpukan sampah dan segera melapor jika menemukan satwa berbahaya di sekitar pemukiman. (FRA)
