BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Secercah Harapan di Pertigaan Cibadak Sukabumi: Ketika Ketulusan Seorang Polisi Menghapus Air Mata Ibu dan Tiga Anaknya

Secercah Harapan di Pertigaan Cibadak Sukabumi: Ketika Ketulusan Seorang Polisi Menghapus Air Mata Ibu dan Tiga Anaknya
Foto : Aipda Emin Tukimin dengan Ibu Nia (Sumber Istimewa)

KLIKSUKABUMI.COM - Di tengah riuhnya lalu lintas Pertigaan Cibadak Sukabumi yang bising oleh lalu lalang kendaraan, berdiri seorang anggota Polsek Cibadak sekaligus Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak, Aipda Emin Tukimin. Dengan penuh kesabaran, ia menjalankan tugas rutinnya mengatur jalanan demi keselamatan warga. Namun, hari itu takdir mempertemukannya dengan sebuah kisah perjuangan hidup yang menyayat hati.

Di antara debu jalanan, langkah kaki seorang wanita bernama Ibu Nia tampak ragu mendekatinya. Wajahnya mengisyaratkan lelah yang teramat sangat. Di sampingnya, tiga buah hatinya berdiri polos, menatap riuhnya jalanan tanpa sepenuhnya mengerti beban berat yang sedang dipikul sang ibu. Sudah lima tahun lamanya sosok ayah tak pernah lagi ada di sisi mereka—pergi tanpa kabar, meninggalkan sejuta ketidakpastian.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Ibu Nia akhirnya memberanikan diri membuka suara. Ia mengeluhkan impitan hidup yang tak lagi sanggup ia pikul. Hari itu, ia benar-benar kehabisan asa dan tidak lagi memiliki uang untuk melanjutkan hidup di tanah perantauan. Satu-satunya keinginan yang tersisa di hatinya hanyalah membawa ketiga anaknya pulang ke kampung halaman mereka di Subang.

"Saya sudah tidak tahu lagi harus bersandar ke siapa. Lima tahun berjuang sendiri tanpa suami, dan hari ini uang saya benar-benar habis. Saya cuma ingin membawa anak-anak pulang ke Subang, tapi ongkos pun tak ada. Terpaksa saya memberanikan diri minta bantuan ke Pak Polisi yang sedang bertugas," ucap Ibu Nia sambil menyapu air mata di pipinya.

Mendengar bisikan pilu di tengah hiruk-pikuk jalan raya tersebut, nurani sang Bhabinkamtibmas tersentuh. Seragam kepolisian yang dikenakannya bukan sekadar simbol ketegasan, melainkan bukti ketulusan untuk mengayomi. Tanpa ragu, Aipda Emin Tukimin merengkuh kesulitan keluarga kecil itu dan mengulurkan tangan pertolongan.

"Saat Ibu Nia datang menghampiri saya di pertigaan, raut wajahnya sangat cemas dan anak-anaknya terlihat lelah. Bagi saya, tugas polisi bukan hanya menjaga ketertiban lalu lintas, tetapi juga hadir ketika ada masyarakat yang benar-benar membutuhkan uluran tangan. Hati saya tersentuh, dan sudah kewajiban saya untuk memastikan ibu dan ketiga anaknya bisa pulang dengan selamat," ujar Aipda Emin Tukimin kepada Kliksukabumi.com, Jumat (25/9/2026). 

Alhamdulillah, kebaikan menyelimuti hari itu. Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak tersebut langsung membantu mengurus kepulangan sang ibu dan ketiga anaknya agar dapat melanjutkan perjalanan menuju Subang. Tak hanya membiayai ongkos perjalanan, Aipda Emin juga menyisipkan uang saku tambahan serta rezeki untuk jajan anak-anak polos tersebut, mengukir senyum bahagia di wajah mereka yang telah lama redup. (Red)

 Secercah Harapan di Pertigaan Cibadak Sukabumi: Ketika Ketulusan Seorang Polisi Menghapus Air Mata Ibu dan Tiga Anaknya
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin