BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Dilema Rutilahu Sukabumi: Verifikasi Berulang Kali, Rumah Nyaris Ambruk Tak Kunjung Diperbaiki

Dilema Rutilahu Sukabumi: Verifikasi Berulang Kali, Rumah Nyaris Ambruk Tak Kunjung Diperbaiki
Foto : Rumah Bah Oji (Sumber Istimewa)

KLIKSUKABUMI.COM
- Prosedur verifikasi Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Sukabumi kembali menuai keluhan warga. Di Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin, pendataan lapangan yang dilakukan berulang kali belum menjamin realisasi bantuan bagi warga berpenghasilan rendah.

Kondisi tersebut dialami oleh keluarga Bah Oji (74) di Kampung Pangkalan. Meski rumah bilik bambunya sudah dalam kondisi lapuk dan atapnya melengkung patah, kepastian alokasi bantuan Rutilahu masih belum jelas.

Putra Bah Oji, Saepuloh, menyebutkan bahwa tempat tinggalnya telah dikunjungi petugas sebanyak enam kali untuk proses pendataan dan pemotretan kondisi fisik rumah.

“Kalau yang memfoto dan minta KTP atau KK itu sudah ada enam kali, Pak. Yang setahu saya saja ada tiga kali. Baru seminggu kemarin ada yang ke sini lagi, tapi tidak tahu dapat atau enggak,” kata Saepuloh saat ditemui pada Rabu (9/9/2026).

Dilema Rutilahu Sukabumi: Verifikasi Berulang Kali, Rumah Nyaris Ambruk Tak Kunjung Diperbaiki
Kekhawatiran keluarga ini beralasan karena pada tahun sebelumnya, pendataan serupa tidak membuahkan hasil. Saepuloh mengklaim bantuan justru dialokasikan ke unit rumah lain.

“Tahun kemarin juga yang difoto rumah saya, tapi yang diperbaiki malah rumah yang sana,” tutur Saepuloh.

Sebagai kuli bangunan dengan upah harian sebesar Rp60 ribu, Saepuloh mengaku tidak memiliki tabungan yang cukup untuk memperbaiki atap rumah yang bocor dan patah secara mandiri.

“Kalau hujan saya waswas, ini atapnya sudah bolong dan patah. Kalau ada bantuan mah, alhamdulillah sekali,” ujarnya menambahkan.

Di sisi lain, pihak Pemerintah Desa Pasirdatar Indah belum dapat memberikan konfirmasi resmi terkait masuk atau tidaknya nama Bah Oji dalam daftar penerima Rutilahu tahap berjalan.

“Kalau saya tidak bisa memberikan keterangan, karena belum tahu apakah Bah Oji ini masuk ke program Rutilahu atau tidak,” jelas Sekdes Pasirdatar Indah, Aep.

Sesuai ketentuan, program Rutilahu memberikan stimulan sebesar Rp20 juta per unit rumah, yang terdiri dari Rp17,5 juta untuk bahan bangunan, Rp2 juta untuk upah kerja, dan Rp500 ribu untuk biaya administrasi. 

Bantuan ini menjadi satu-satunya harapan bagi warga kurang mampu untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman. (FRA)

 Dilema Rutilahu Sukabumi: Verifikasi Berulang Kali, Rumah Nyaris Ambruk Tak Kunjung Diperbaiki
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin