Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Indra Lesmana, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. Menurut penjelasannya, mobil bernomor polisi F-1*44-DC milik pria berinisial AB (47) itu awalnya diparkir di kondisi jalan yang sedikit menurun.
"Kecelakaan bermula saat kendaraan Jeep Taft diparkir oleh pemiliknya. Diduga pengemudi lupa menarik rem tangan ketika hendak sholat ke masjid, sehingga kendaraan bergerak mundur sendiri," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Indra Lesmana, Jumat (21/8/2026).
Menyapu Gerobak Martabak hingga Pagar Warga
Mobil yang melaju mundur tanpa kendali tersebut langsung menyapu area di sekitarnya. Kendaraan pertama kali menghantam sebuah gerobak martabak beserta para pedagangnya yang berada di sisi kiri jalan. Bukannya berhenti, mobil terus meluncur dan menabrak kendaraan lain yang terparkir.
"Kendaraan bergerak mengarah mundur ke belakang, lalu menabrak gerobak dan pedagang martabak. Setelah itu, mobil menabrak sepeda Motor Honda Scoopy yang sedang terparkir, hingga akhirnya terhenti usai menghantam pagar rumah warga," lanjut Indra.
Kondisi Korban dan Kerugian Material
Benturan keras dalam insiden tersebut mengakibatkan lima orang menjadi korban. Mereka terdiri dari penjual dan pembeli martabak, serta pemilik sepeda motor beserta penumpangnya. Selain itu, kerugian material tak terhindarkan akibat rusaknya satu unit motor, gerobak dagangan, dan pagar rumah milik warga setempat.
"Akibat kecelakaan ini, penjual, pembeli martabak, serta pengguna sepeda motor mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan perawatan intensif," terang dia.
Kini, pihak kepolisian telah menangani kasus ini, sementara para korban masih dalam tahap perawatan medis. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan rem tangan ditarik saat parkir.(FKR)
