KLIKSUKABUMI.COM - Teka-teki hilangnya seorang lansia asal Kampung Kubang, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi akhirnya terungkap. Korban bernama Ooy (68) ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cicatih, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Minggu (16/8/2026).
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pemancing di Kampung Sukamaju sekitar pukul 14.20 WIB dalam posisi tertelungkup.
Kapolsek Cibadak AKP Joko Susanto Supono menjelaskan, penemuan tersebut langsung dilaporkan pengurus RT dan RW setempat ke Polsek Cibadak untuk tindakan evakuasi.
"Warga yang sedang memancing menemukan jasad korban di aliran sungai. Informasi tersebut kemudian diteruskan oleh ketua RT dan RW ke Polsek Cibadak," terang AKP Joko Susanto Supono, Minggu (16/8/2026).
Petugas gabungan dari Polsek Cibadak, Babinsa, P2BK, dan Puskesmas segera mendatangi lokasi untuk mengevakuasi jenazah ke RSUD Sekarwangi sekitar pukul 15.10 WIB.
Berdasarkan pemeriksaan, korban diketahui mengidap riwayat pikun dan kerap meninggalkan rumah tanpa pamit.
Pihak keluarga juga sempat melakukan pencarian sebelum mendapat kabar penemuan jenazah.
"Keluarga mengonfirmasi korban memiliki riwayat pikun dan suka pergi keluar rumah tanpa pamit. Pencarian yang dilakukan keluarga sebelumnya belum membuahkan hasil," ungkap Joko.
Identitas korban dipastikan setelah anak kandung almarhumah, Yandi Royandi, mendatangi lokasi kejadian dan mengenali pakaian yang dikenakan ibunya.
"Anak korban memastikan pakaian daster merah corak bunga dan kerudung cokelat yang dikenakan jenazah identik dengan pakaian terakhir korban saat meninggalkan rumah," jelasnya.
Saat ini jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga. Polsek Cibadak memastikan tidak ada tindakan autopsi atas permintaan resmi dari keluarga korban.
"Keluarga memutuskan menolak autopsi dan telah membuat surat pernyataan serta video penolakan. Pihak keluarga sudah ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah," tutupnya. (FRA)
