BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Kematian Bayi di Sukabumi Masuk 3 Besar Jabar, Menkes Budi Siapkan Intervensi

Kematian Bayi di Sukabumi Masuk 3 Besar Jabar, Menkes Budi Siapkan Intervensi
KLIKSUKABUMI.COM - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyoroti tingginya angka kematian bayi lahir di Kabupaten Sukabumi. Daerah ini tercatat masuk dalam tiga besar wilayah dengan kasus kematian bayi tertinggi di Jawa Barat.

Secara nasional, Kementerian Kesehatan mencatat angka kematian bayi masih menembus 30.000 kasus setiap tahunnya. Menkes menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan memerlukan intervensi penanganan yang serius.

"Kematian bayi setiap tahun 30 ribuan. Kematian ibu setiap tahun 4 ribuan. Itu tinggi sekali, untuk negara sebesar Indonesia tinggi," kata Budi Gunadi Sadikin saat kunjungan kerja di Sukabumi.

Berdasarkan pemetaan Kemenkes, Jawa Barat dan Nusa Tenggara menjadi dua provinsi penyumbang kasus tertinggi. Khusus di Jawa Barat, akumulasi kasus terbesar menumpuk di tiga kabupaten utama.

"Memang ada tiga kabupaten yang tinggi tuh. Yang tinggi tuh di Jawa Barat dan di daerah Nusa Tenggara ya. Nah, di Jawa Barat itu: Garut, Bogor, Sukabumi," kata Menkes Budi.

Menkes menjelaskan, tingginya angka kematian bayi umumnya dipicu oleh risiko infeksi, masalah kebersihan, hingga keterbatasan akses pelayanan medis. 

Sebagai langkah intervensi, Kemenkes meluncurkan program pengampuan dengan menunjuk rumah sakit rujukan utama untuk mendampingi fasilitas kesehatan di daerah.

"Kita mau ampu dulu nih di Sukabumi, di Bogor, di Garut, bagaimana caranya agar penanganannya bagus. Harapan kita, saya turun dengan Hasan Sadikin, itu tanggung jawabnya Hasan Sadikin juga," tegasnya.

Melalui pendampingan dari RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, standar pelayanan kesehatan ibu dan anak di Sukabumi diharapkan dapat meningkat drastis guna menekan angka kematian bayi secara signifikan. (FRA)

 Kematian Bayi di Sukabumi Masuk 3 Besar Jabar, Menkes Budi Siapkan Intervensi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin