KLIKSUKABUMI.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menggelar tes aktivasi sirine sistem peringatan dini (early warning system) tsunami pada Rabu (26/8/2026). Uji coba ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan keandalan alat pemantau saat menghadapi potensi bencana laut di kawasan pesisir Sukabumi.
Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyatakan bahwa pengujian ini berfokus pada evaluasi respons teknis perangkat di lapangan secara sistematis.
"Pengetesan ini kami lakukan untuk meninjau secara mendalam kinerja dan keandalan alat saat menghadapi potensi bencana tsunami di wilayah Kabupaten Sukabumi," ujar Daeng Sutisna.
Pengujian dipusatkan dari Ruang Utama Aktivasi Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi dan terhubung langsung ke lima lokasi penempatan sirine (site). Dari hasil pemantauan sistem, seluruh unit berada dalam status aktif dan berfungsi.
"Berdasarkan pemantauan dari ruangan utama, kondisi sistem di lima lokasi secara keseluruhan berada dalam status online dan berfungsi baik," kata Daeng.
Meski seluruh sirine berhasil berbunyi, petugas mencatat sedikit hambatan pada sistem komunikasi suara mikrofon di beberapa lokasi, seperti di Kelurahan Palabuhanratu dan Desa Loji, Kecamatan Simpenan.
"Pada site Kelurahan Palabuhanratu dan Desa Loji, suara sirine terdengar cukup baik. Namun, kami mencatat kualitas audio mikrofon masih terdengar samar dan sempat putus-putus," pungkasnya. (FRA)
