BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Kerangka Manusia di Perkebunan Jati Sagaranten Sukabumi Diduga Maryani, Keluarga Ungkap Ciri-Ciri

Ciri fisik dan pakaian yang ditemukan di lokasi sangat identik
Kerangka Manusia di Perkebunan Jati Sagaranten Sukabumi Diduga Eka Maryani, Keluarga Ungkap Ciri-Ciri
Kepolisian Sektor Sagaranten Mengevakuasi Jasad Kerangka Manusia Berjenis Kelamin Wanita di Area Perkebunan Jati Milik PT IBP, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Misteri penemuan sesosok kerangka manusia di area perkebunan jati milik PT IBP, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, mulai menemui titik terang. Pihak keluarga meyakini kerangka tersebut adalah Eka Maryani alias Yani (33), seorang ibu empat anak yang sempat dilaporkan hilang sejak akhir Juni 2026.

Keyakinan tersebut disampaikan oleh Nuryamah, kakak kandung korban. Meski kondisi jenazah saat ditemukan sudah tidak utuh, Nuryamah menyebut sejumlah ciri fisik dan pakaian yang ditemukan di lokasi sangat identik dengan adiknya.

"Dari bajunya, dari rambutnya mungkin tadi pak polisi bilang ada rambutnya disambung. Terus giginya yang pakai itu bekas pakai behel," ujar Nuryamah saat ditemui, Rabu (15/7/2026).

Nuryamah menjelaskan, pihak keluarga kehilangan komunikasi dengan Yani sejak akhir bulan lalu. Sebelum dinyatakan hilang, Yani sempat memberi kabar kepada anak-anaknya bahwa ia sedang berada di rumah seorang rekan.

"Dari tanggal 29 Juni sudah hilang kontak. Dia lagi katanya bicara sama anaknya lagi sama temannya, di rumah temannya nginep," tambah Nuryamah.

Diketahui, Yani baru menetap di wilayah Sagaranten selama satu bulan terakhir dengan menyewa kamar kos. Selama hidupnya, korban dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang menceritakan permasalahan pribadinya kepada keluarga.

Meskipun secara personal keluarga merasa yakin, Nuryamah menyatakan bahwa pihak keluarga tetap menanti hasil pemeriksaan medis resmi dari pihak kepolisian untuk memastikan identitas korban secara hukum.

"Begitu polisi bilang ada ciri-cirinya, ya saya (yakin) tapi ya belum keluar tes DNA, saya juga masih ragu, ya," tuturnya.

Kini, kepergian Yani meninggalkan duka mendalam bagi keempat anaknya yang masih kecil, di mana anak pertamanya baru berusia 8 tahun. Nuryamah berharap pihak kepolisian segera mengungkap penyebab kematian adiknya dan menindak tegas jika ditemukan adanya unsur pidana.

"Mudah-mudahan saja ya, orang yang berbuat itu kepada adik saya, mudah-mudahan terungkap. Iya, minta keadilan lah," pungkasnya penuh harap.

Sebagai informasi, penemuan kerangka manusia ini pertama kali menggegerkan warga pada Senin (13/7/2026). Saat ditemukan oleh warga yang sedang memperbaiki jalan, jenazah dalam kondisi mengenaskan tanpa identitas diri. 

Saat ini, Polsek Sagaranten bersama Unit Reskrim terus melakukan penyelidikan intensif serta melakukan evakuasi jenazah ke RSUD Sagaranten untuk proses identifikasi lebih lanjut. (FRA)




Editor : Fikri 
Kerangka Manusia di Perkebunan Jati Sagaranten Sukabumi Diduga Maryani, Keluarga Ungkap Ciri-Ciri
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin