BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Kantor KUA Nagrak Sukabumi Dibobol Maling, Inventaris Kantor hingga Barang Pribadi Raib

Pelaku diduga menyusup melalui area belakang kantor
Kantor KUA Nagrak Sukabumi Dibobol Maling, Inventaris Kantor hingga Barang Pribadi Raib
Kantor Urusan Agama (KUA) Nagrak di Jalan Masjid Besar At-Taqwa, Desa Nagrak Selatan, Kabupaten Sukabumi (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM
– Aksi pencurian menyasar Kantor Urusan Agama (KUA) Nagrak yang berlokasi di Jalan Masjid Besar At-Taqwa, Desa Nagrak Selatan, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa pembobolan ini pertama kali diketahui oleh petugas piket pada Senin (6/7/2026) pagi saat hendak memulai aktivitas kantor.

Kepala KUA Nagrak, Usep Saepul Ruhiyat, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menduga pelaku melancarkan aksinya pada malam hari saat kondisi kantor sedang sepi karena libur akhir pekan.

"Betul terjadi pembobolan KUA. Diperkirakan antara malam Ahad atau malam Senin yang baru lalu," ujar Usep saat dikonfirmasi pada Kamis (9/7/2026).

Kecurigaan muncul ketika operator kantor masuk ke ruang kerja dan mendapati sejumlah perangkat kerja sudah tidak berada di tempatnya. Padahal, saat petugas piket tiba, kondisi pintu depan kantor tampak normal dan terkunci rapat.

"Pas masuk aman-aman saja. Begitu operator masuk ke ruang operator, lihat printer sudah enggak ada," ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, pelaku diduga menyusup melalui area belakang kantor, mengingat seluruh akses pintu lainnya masih dalam posisi terkunci.

Dalam aksi ini, pelaku berhasil menggasak sejumlah barang inventaris negara dan barang pribadi milik pegawai, di antaranya:
Satu unit printer PLQ 20 (inventaris negara untuk dokumen pernikahan), satu unit laptop (milik pribadi), dua unit printer (milik pribadi) dan satu buah tabung gas elpiji 3 kg.

Total kerugian ditaksir mencapai Rp6 juta hingga Rp7 juta. Beruntung, Usep memastikan seluruh dokumen penting dan arsip negara dalam kondisi aman.

"Barang milik negaranya itu printer saja satu unit. Yang dua printer itu bukan milik negara, hasil pembelian pribadi," jelas Usep.

Meski printer utama hilang, Usep menegaskan bahwa pelayanan administrasi bagi masyarakat tidak terganggu. Berkat sistem KUA yang sudah berbasis daring (online), proses pencetakan buku nikah untuk sementara dialihkan ke KUA terdekat, yakni KUA Cibadak.

"Kemarin hari Selasa ada tiga peristiwa nikah, buku nikahnya sudah dicetak di KUA Cibadak," tambahnya.

Sebagai langkah cepat, pihak Kementerian Agama (Kemenag) telah mengirimkan printer pengganti agar operasional kantor dapat kembali normal dalam waktu singkat.

Kasus ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian yang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mengingat kantor belum dilengkapi fasilitas CCTV, polisi saat ini mengandalkan bukti fisik di lapangan serta keterangan para saksi.

Usep menduga pelaku memahami situasi lingkungan sekitar dan kemungkinan besar beraksi lebih dari satu orang.

"Kalau melihat printer yang diambil ada tiga, kalau satu kali ngambil satu orang kayaknya berat. Kemungkinan bisa jadi dua orang," pungkas Usep.(FRA)





Editor : Fikri


Kantor KUA Nagrak Sukabumi Dibobol Maling, Inventaris Kantor hingga Barang Pribadi Raib
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin