BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Genjot PAD dan Kemandirian Fiskal, Bapenda Kabupaten Sukabumi Latih 911 Petugas Pajak Lewat Aplikasi Srikandi Jawara

Pemanfaatan sistem digital ini ditargetkan mampu membuat proses pendataan objek pajak kendaraan menjadi jauh lebih cepat
Genjot PAD dan Kemandirian Fiskal, Bapenda Kabupaten Sukabumi Latih 911 Petugas Pajak Lewat Aplikasi Srikandi Jawara
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendorong kemandirian fiskal. Pada Selasa (21/7/2026), Bapenda menggelar Diseminasi Petugas Pendataan Potensi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) secara hibrida.

Dalam upaya memodernisasi layanan, Bapenda membekali ratusan petugas lapangan dengan teknologi digital terbaru bernama Srikandi Jawara atau Sistem Registrasi Identitas Kepemilikan Kendaraan Bermotor Pribadi Jawa Barat. Pemanfaatan sistem digital ini ditargetkan mampu membuat proses pendataan objek pajak kendaraan menjadi jauh lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.

Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Bapenda Kabupaten Sukabumi, Hari Ramdani, menjelaskan bahwa pemutakhiran data objek pajak sangat krusial mengingat potensi PKB dan BBNKB di wilayahnya tergolong sangat besar.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk membekali petugas lapangan dengan teknologi digital terbaru melalui aplikasi Srikandi Jawara, agar pendataan berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi," ujar Hari.

Agenda diseminasi skala besar ini diikuti oleh 911 petugas verifikasi dari berbagai tingkatan wilayah yang hadir secara langsung maupun virtual. Peserta tersebut mencakup 18 petugas tingkat kecamatan, 33 petugas tingkat desa atau kelurahan, serta 860 petugas pendataan tingkat RW.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, menegaskan pentingnya kemandirian fiskal sebagai fondasi utama keberlanjutan pembangunan daerah. Ia mengingatkan bahwa seluruh dana dari pajak yang terkumpul akan bermuara kembali untuk kesejahteraan masyarakat luas.

"Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mencakup pendapatan dan belanja untuk mendukung pembangunan. Pajak yang terkumpul nantinya dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk infrastruktur, fasilitas kesehatan, serta pendidikan," tegas Herdy.

Herdy juga mengimbau seluruh jajaran petugas di lapangan, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat RW, agar terus memperkuat sinergi. 

Rangkaian kegiatan diseminasi ini kemudian ditutup dengan sesi bimbingan teknis penggunaan aplikasi Srikandi Jawara yang dipandu langsung oleh narasumber dari Bapenda Provinsi Jawa Barat serta Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah Wilayah Sukabumi.(FRA)




Editor : Fikri


Genjot PAD dan Kemandirian Fiskal, Bapenda Kabupaten Sukabumi Latih 911 Petugas Pajak Lewat Aplikasi Srikandi Jawara
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin