Wanita yang Tewas di Kamar Hotel Sinar Rejeki Kota Sukabumi Diduga Korban Pembunuhan
Hotel Sinar Rejeki di Jalan Stasiun Timur, Kebonjati - Cikole, Kota Sukabumi Tempat Korban Ditemukan Tewas di Kamar 210 (Sumber : Kliksukabumi)
KLIKSUKABUMI.COM – Teka-teki kematian seorang wanita di hotel Sinar Rejeki, Jalan Stasiun Timur, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mulai menemui titik terang. Hasil otopsi tim medis RSUD Syamsudin SH menunjukkan adanya indikasi kuat tindak kekerasan tumpul pada bagian leher korban.

Jenazah korban tiba di RSUD Syamsudin SH pada Senin (22/6/2026) sore. Dokter Forensik RSUD Syamsudin SH, dr. Nurul Aida Fathiya, menjelaskan bahwa saat pemeriksaan awal, tanda-tanda kematian seperti kaku dan lebam mayat sudah terbentuk dengan perkiraan waktu kematian sekitar 12 jam sebelumnya.

"Awalnya ditemukan beberapa luka lecet di wajah dan tidak ada yang mencurigakan ke arah lain. Namun, penyidik curiga kematiannya bukan sekadar karena sakit, sehingga meminta dilakukan otopsi," ujar dr. Nurul Aida saat dikonfirmasi.

Proses otopsi yang dilakukan pada Selasa (23/6/2026) pagi mengungkapkan fakta krusial yang tidak terlihat dari luar tubuh korban.

"Betul, memang tidak ditemukan luka-luka luar yang signifikan. Tapi pada saat dilakukan pembukaan rongga tubuh, ditemukan adanya banyak resapan darah pada daerah leher. Kemudian ditemukan juga adanya patah tulang rawan gondok. Sehingga itu menjadi bukti adanya kekerasan tumpul pada daerah leher," jelas dr. Aida.

Menurut dr. Aida, kekerasan tumpul di area tersebut tergolong fatal. Ia menambahkan, bentuk kekerasan tersebut bisa berasal dari berbagai penyebab, baik menggunakan benda maupun tekanan tangan. "Kekerasan tumpul mau apapun, mau dengan benda, atau misalnya bisa juga dengan tangan seseorang (cekikan), itu bisa saja. Mungkin itu nanti didalaminya sama dari tim penyidik," imbuhnya.

Menanggapi hasil forensik tersebut, pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini sebagai dugaan tindak pidana kekerasan. Kapolsek Cikole, Kompol Ma'ruf Murdianto, menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang mengumpulkan keterangan saksi dan bukti tambahan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Sesuai dengan yang disampaikan dr. Aida dari Forensik Rumah Sakit Syamsudin, memang ada indikasi kekerasan. Tapi, karena kita perlu mengumpulkan saksi dan bukti, sesuai dengan petunjuk pimpinan, nanti akan kita lakukan evaluasi dan gelar perkara untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya," ujar Kompol Ma'ruf.

Hingga saat ini, polisi telah mengidentifikasi korban berinisal R (53) warga asal Bogor. Namun, pihak berwenang belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pria yang diduga datang bersama korban ke hotel tersebut. Penyelidikan intensif masih terus dilakukan untuk mengungkap sosok pelaku di balik peristiwa tragis ini.(FRA)




Editor : Fikri