BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Mitra SPPG Sukabumi Resah, Nomor WhatsApp Mengaku Kasi Intel Kejari Minta Data Yayasan

Keresahan ini bermula setelah sejumlah mitra menerima panggilan serta pesan melalui aplikasi WhatsApp
Mitra SPPG Sukabumi Resah, Nomor WhatsApp Mengaku Kasi Intel Kejari Minta Data Yayasan
Tangkapan Layar Nomor WhatsApp Mengaku Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM - Sejumlah mitra Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Sukabumi kini tengah diliputi keresahan menyusul adanya upaya penipuan yang mengatasnamakan aparat penegak hukum. 

Keresahan ini bermula setelah sejumlah mitra menerima panggilan serta pesan melalui aplikasi WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Fahmi Rahman. 

Dalam komunikasinya, oknum tersebut meminta data serta informasi mengenai identitas kepala yayasan yang mengelola dapur-dapur mitra SPPG secara mendesak.
Salah satu mitra SPPG asal Kecamatan Cikembar, I (34), menjadi salah satu pihak yang dihubungi oleh nomor tidak dikenal tersebut. 

Ia mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan foto profil seorang pria berkacamata yang mengenakan seragam kejaksaan untuk meyakinkan calon korbannya. 

"Nomor WhatsApp itu memiliki foto profil seorang pria berkaca mata dengan menggunakan seragam kejaksaan," jelas I kepada Kliksukabumi pada Senin (8/6/2026). 

Meskipun demikian, I merasa janggal dan ragu terhadap identitas asli penelepon tersebut lantaran belum pernah melakukan pertemuan langsung sebelumnya dengan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. 

Keresahan I semakin bertambah setelah ia mengetahui bahwa aksi serupa juga menyasar beberapa rekan sesama mitra SPPG lainnya dengan modus yang sama persis.

"Bukan hanya saya tapi banyak rekan rekan saya sesama mitra pun di telepon oleh orang yang sama," ungkapnya.

Menanggapi fenomena yang meresahkan para mitra program ini, pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi pun memberikan respons melalui Staf bidang Intelejen, Amal. 

Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran identitas oknum yang mencatut nama Kasi Intel tersebut, Amal memberikan jawaban yang sangat singkat. Pihaknya menyatakan bahwa saat ini institusi sedang melakukan pengecekan terkait validasi informasi tersebut dan belum bisa memberikan pernyataan resmi maupun tindak lanjut lebih jauh. 

"Ya kan belum nanti, kalau misalkan sudah ada ketemu bapak (Kasi Intel), 'yaudah bukan saya' baru saya kasih info. Belum ada tindak lanjut, kita lagi cek dulu validasinya," singkat Amal.

Amal menegaskan bahwa mereka masih harus memastikan kebenaran sosok di balik nomor tersebut sebelum menyimpulkan apakah hal ini benar-benar tindakan dari oknum internal atau murni aksi pencatutan nama oleh pihak luar yang tidak bertanggung jawab.(FRA)





Editor : Fikri


Mitra SPPG Sukabumi Resah, Nomor WhatsApp Mengaku Kasi Intel Kejari Minta Data Yayasan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin