| Polisi Melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Rumah yang Dirusak Oleh Pelaku (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM - Aksi brutal seorang pria berinisial NY alias D (25) menggemparkan warga Kampung Pamoyanan, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (20/5/2026) malam.
Akibat amukan pelaku, seorang warga menderita luka bacok dan sebuah rumah mengalami kerusakan parah dengan kerugian mencapai belasan juta rupiah.
Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, mengungkapkan bahwa insiden mencekam ini bermula sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku NY tiba-tiba mendatangi kediaman seorang buruh tani berinisial US (59) dan langsung melayangkan pukulan.
"Pelaku datang ke rumah korban lalu langsung melakukan pemukulan ke bagian wajah atau pelipis korban," jelas Ade Ruli saat memberikan keterangan pada Jumat (22/5/2026).
Melihat keributan tersebut, seorang warga lain berinisial A (38) mencoba melerai dan meminta pelaku untuk pulang. Bukannya tenang, NY justru kembali ke lokasi dengan membawa sebilah golok.
Meski A sempat mencoba merangkul pelaku untuk menenangkannya, ia justru berbalik menjadi sasaran amukan senjata tajam tersebut.
"Pelaku membacok A menggunakan golok hingga korban mengalami luka robek di bagian paha kiri," tuturnya.
Usai membacok A, pelaku sempat berusaha mengejar US. Namun, NY terjatuh hingga pingsan di lokasi, lalu dievakuasi oleh pihak keluarganya.
Sayangnya, aksi anarkis NY tidak berhenti di situ. Pada tengah malam sekitar pukul 24.00 WIB, pelaku kembali mendatangi rumah US. Kali ini, ia meluapkan amarahnya dengan merusak bangunan rumah korban.
Akibat kejadian ini, korban US mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta dan telah resmi melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.
Saat ini, aparat kepolisian dari Polsek Kebonpedes masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik aksi nekat pelaku.
"Langkah yang sudah dilakukan di antaranya menerima laporan, mendatangi TKP, membuat laporan polisi, dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," tutup Ade Ruli.(FRA)
Editor : Fikri