BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Sukabumi Job Fair 2026 Dibuka, Targetkan Tekan Pengangguran Secara Drastis Melalui Sinergi Strategis

Sebanyak 20 perusahaan tercatat berpartisipasi dengan membuka akses wawancara langsung bagi sekitar 600 pencari kerja yang hadir
Sukabumi Job Fair 2026 Dibuka, Targetkan Tekan Pengangguran Secara Drastis Melalui Sinergi Strategis
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki Saat Membuka Sukabumi Job Fair 2026 di Kampus Politeknik Sukabumi (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, secara resmi membuka gelaran Sukabumi Job Fair 2026 di Kampus Politeknik Sukabumi, Sabtu (25/4/2026). 

Momentum ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja serta memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Politeknik Sukabumi, PT Nusaraya Grup, serta Dinas Tenaga Kerja Kota dan Kabupaten Sukabumi. 

Sebanyak 20 perusahaan tercatat berpartisipasi dengan membuka akses wawancara langsung bagi sekitar 600 pencari kerja yang hadir.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang semakin dinamis. Ia menegaskan bahwa job fair ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan akses nyata bagi masyarakat untuk meraih peluang karir.

“Sinergi ini sangat penting untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi tenaga kerja yang kita miliki,” ujar Ayep Zaki.

Menariknya, bursa kerja ini bersifat inklusif, terbuka bagi warga Kota Sukabumi maupun pelamar dari daerah lain. Hal ini sejalan dengan ambisi kota untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang merata.

Guna memastikan efektivitas penekanan angka pengangguran, Wali Kota menginstruksikan agar job fair menjadi agenda rutin dan terstruktur. Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak penyelenggara, intensitas kegiatan ini akan ditingkatkan secara signifikan.

"Job fair memang harus dilaksanakan secara rutin. Tadi saya sudah berbicara dengan founder, Pak Tommy, bahwa dalam satu tahun akan ada empat kali event job fair di Politeknik Sukabumi. Kita ingin menjadikan Politeknik ini sebagai pusat yang mampu merangkul tenaga kerja sebanyak-banyaknya," ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada pasar domestik, Pemkot Sukabumi juga mendorong penempatan tenaga kerja ke luar negeri melalui jalur resmi lewat program BESTARI (Be Star International).

Program ini telah menunjukkan hasil nyata. Pada 16 April 2026 lalu, sebanyak 50 calon pekerja migran asal Sukabumi resmi dilepas untuk bekerja di Kuwait dan Turki. Langkah ini diambil untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pengalaman kerja internasional yang kompetitif.

Wali Kota menitipkan pesan kepada perusahaan agar memprioritaskan calon pekerja yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi, di samping kompetensi teknis. 

Sementara itu, bagi para pencari kerja, ia meminta mereka untuk terus mengasah soft skill dan kepercayaan diri.

Upaya sistemik ini merupakan bagian dari janji politik Wali Kota untuk menuntaskan masalah pengangguran di Sukabumi. Ia menargetkan penurunan angka pengangguran secara signifikan melalui skema "jemput bola" ini.

“Ini penting sekali, karena angkatan kerja terus tumbuh. Kita tidak bisa diam, harus terus bergerak. Pengangguran harus turun drastis. Kita ingin ini selesai, kecuali bagi mereka yang memang tidak mau bekerja,” tegas Wali Kota menutup sesi wawancara.

Rencananya, job fair berikutnya akan digelar dengan skala yang lebih besar pada pertengahan tahun 2026 dengan melibatkan lebih banyak mitra industri dan perguruan tinggi.(FRA)



Editor : Fikri


Sukabumi Job Fair 2026 Dibuka, Targetkan Tekan Pengangguran Secara Drastis Melalui Sinergi Strategis
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin