| Ilustrasi (Sumber : Istimewa) |
Pria berinisial P (30) tersebut ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 08.00 WIB oleh warga setempat.
Korban diketahui merupakan penghuni baru yang baru menetap selama satu bulan di lingkungan tersebut. Sehari-harinya, P bekerja di SPPG Kebon Jeruk dan dikenal oleh rekan sejawatnya sebagai pribadi yang baik dan ramah.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, pemilik kontrakan sempat melihat korban masih beraktivitas normal pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Bahkan, P dilaporkan masih sempat berbincang hangat dengan rekan-rekannya di sekitar area kontrakan sebelum masuk ke dalam rumah.
Camat Cikembar, Lenni Nurliah, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Koordinasi dilakukan bersama tim medis Puskesmas, kepolisian, dan pemerintah desa untuk mengamankan lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, kami bersama tim medis, kepolisian, dan pemerintah setempat langsung ke lokasi untuk penanganan,” ungkap Lenni saat memberikan keterangan.pada Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim medis di lokasi kejadian, tidak ditemukan adanya bekas luka atau tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Namun, petugas menemukan sejumlah obat-obatan di dalam kamar yang diduga milik korban.
Lenni menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada indikasi tindak kriminal dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun hal mencurigakan lainnya di lokasi,” tambah Lenni.
Pihak keluarga korban yang tiba di lokasi menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan takdir. Mereka memutuskan untuk tidak melakukan proses autopsi lebih lanjut.
Saat ini, jenazah P telah dibawa oleh pihak keluarga menuju kampung halamannya untuk segera dimakamkan.
Meski demikian, pihak kepolisian setempat hingga kini belum memberikan keterangan resmi mendetail mengenai penyebab pasti kematian maupun hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).(FRA)
Editor : Fikri