KLIKSUKABUMI.COM – Perjalanan Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi sempat terganggu pada Senin (13/4/2026) sore.
Sebuah pohon randu berukuran besar tumbang dan melintang tepat di atas jalur rel KM 61+5/6, Kampung Babakan Sirna, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.46 WIB tersebut memaksa KA Siliwangi dengan nomor perjalanan 343 untuk berhenti di Stasiun Gandasoli.
Langkah ini diambil pihak PT KAI demi menjamin keamanan perjalanan sambil menunggu proses evakuasi jalur selesai dilakukan.
Dampak tumbangnya pohon randu tersebut tidak hanya dirasakan oleh pengguna jasa kereta api.
Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani, mengungkapkan bahwa material pohon juga menutup akses utama Jalan Cimuncang–Baros di Kampung Ranji, yang mengakibatkan arus lalu lintas kendaraan bermotor lumpuh total.
"Ini merupakan ruas jalan kabupaten, sehingga arus jalan terhambat dan tidak bisa dilalui. Jenis yang tumbang adalah pohon randu," ujar Dadan pada Senin (13/4/2026).
Dadan menambahkan, koordinasi cepat segera dilakukan begitu laporan diterima. Tim gabungan yang terdiri dari petugas Damkar UPTD Sukaraja, Dinas PU, Tagana, TNI-Polri, serta pihak PT KAI langsung terjun ke lokasi bersama warga setempat.
"Posisi kereta api sempat ditahan di Pos Gandasoli. Kami bersama PT KAI dan masyarakat bergerak cepat melakukan evakuasi agar jalur rel kembali steril," lanjutnya.
Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang pohon yang besar guna mempercepat pembukaan jalur.
Sementara itu, Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, membenarkan adanya gangguan operasional tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama.
"KA Siliwangi No. 343 tertahan sekitar 34 menit di Stasiun Gandasoli untuk menunggu pembersihan jalur yang tertimpa pohon," jelas Kuswardoyo.
Beruntung, berkat penanganan intensif dari petugas gabungan, material pohon berhasil disingkirkan dalam waktu singkat. Jalur kereta api kini dipastikan sudah aman untuk dilalui kembali.
“Jalur kereta api kini sudah kembali normal dan dapat dilalui dengan aman oleh rangkaian kereta berikutnya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” pungkas Kuswardoyo.(FRA)
Editor : Fikri