| Petugas Kepolisian Satlantas Polres Sukabumi Melakukan Olah TKP di Lokasi Kejadian Parungkuda (9/4). (Sumber : Istimewa) |
Seorang mahasiswi pengendara motor menjadi korban tabrak lari setelah terlibat senggolan dengan kendaraan roda empat.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi F 2371 UCV yang dikendarai oleh Shinta Juniarti Nurpalah (21).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah Parungkuda menuju Cicurug.
Saat melintasi jalan lurus di lokasi kejadian, korban mencoba mendahului kendaraan roda empat di depannya.
"Setibanya di lokasi kejadian yang kondisinya jalan lurus, pengendara motor bermaksud mendahului kendaraan sejenis roda empat yang berada di depannya," ujar Wangsit pada Jumat (10/4/2026).
Namun nahas, manuver tersebut berujung celaka. Saat mencoba kembali ke jalur kiri setelah menyalip, bagian belakang motor korban bersenggolan dengan bagian depan kendaraan roda empat tersebut.
Hal ini menyebabkan korban kehilangan kendali dan terjatuh di aspal.
Pelaku Melarikan Diri
Ironisnya, pengemudi mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut tidak berhenti untuk memberikan pertolongan, melainkan langsung tancap gas meninggalkan lokasi.
"Pasca kejadian, kendaraan roda empat yang terlibat kecelakaan tidak memberhentikan kendaraannya atau melanjutkan perjalannya kembali (melarikan diri)," jelas Wangsit.
Akibat kecelakaan ini, Shinta yang merupakan warga setempat mengalami cedera serius di bagian kepala serta luka lecet di bagian tangan.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat kerusakan motor ditaksir mencapai Rp500.000.
Pihak kepolisian menekankan bahwa saat kejadian kondisi jalan sebenarnya cukup mendukung untuk berkendara secara aman.
"Kondisi jalan di lokasi saat kejadian sebenarnya kering dan arus lalu lintas lancar. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat hendak mendahului kendaraan lain, terutama pada malam hari," pungkasnya.(FRA)
Editor : Fikri