KLIKSUKABUMI.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mempercepat rencana perluasan jaringan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line. Tidak lagi berakhir di Cikarang, jalur besi ini diproyeksikan bakal menembus hingga Cikampek dan Sukabumi.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa proyek perpanjangan jalur ini menjadi prioritas utama pemerintah untuk segera dikerjakan pada tahun ini.
Fokus utama saat ini adalah koneksi lintas timur, yakni rute perpanjangan dari Cikarang menuju Cikampek.
Perluasan akses transportasi massal ini bertujuan untuk mendukung penyebaran populasi agar tidak hanya menumpuk di pusat Jakarta.
Menhub menilai kehadiran KRL hingga ke wilayah luar aglomerasi akan memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan.
"Cikarang-Cikampek itu akan memberikan dampak yang cukup besar karena aglomerasi Jakarta akan sampai jauh ke Cikampek," ujar Dudy dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari CNNIndonesia pada Jumat (10/4/2026).
Dengan adanya akses transportasi yang mumpuni, pemerintah berharap masyarakat memiliki pilihan untuk tinggal di wilayah penyangga dengan biaya hidup yang lebih terjangkau namun tetap memiliki akses cepat menuju Jakarta.
"Maksudnya tersebar itu bahwa masyarakat itu mungkin tidak harus tinggal di Jakarta. Jadi ada penyebaran penduduk yang mengarah ke arah timur, harapannya begitu," tambahnya.
Meski target pengerjaan diminta secepat mungkin, Menhub Dudy mengimbau masyarakat untuk sedikit bersabar. Proyek infrastruktur skala besar ini membutuhkan pendanaan yang kuat dan ketelitian dalam perencanaan teknis.
"Agak bersabar sedikit tapi harapannya bahwa ini bisa dikerjakan sesegera mungkin. Itu harapan kita," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, mengungkapkan bahwa langkah konkret berupa penyusunan dokumen perencanaan teknis elektrifikasi rute Cikarang-Cikampek sedang dipacu agar tuntas sebelum pergantian tahun.
"Terkait elektrifikasi Cikarang menuju Cikampek, dokumen perencanaan teknis juga akan segera dimulai dan akan rampung di tahun ini. Kita tentunya akan kerjasama dengan Danantra, PT KAI, PLN, untuk mempercepat proses elektrifikasinya," pungkas Allan.
Proses elektrifikasi ini nantinya akan menjadi kerja sama lintas instansi yang melibatkan Kemenhub selaku regulator, Danantra untuk dukungan investasi, PT KAI sebagai operator, serta PLN sebagai penyedia daya listrik aliran atas (LAA).(FRA)
Editor : Fikri