![]() |
| Korban Kecelakaan Akibat Jalan Rusak Mendapatkan Pengobatan Intensif Puskesmas Sekitar (2/4). (Sumber : Istimewa) |
Teranyar, pada Kamis (2/4/2026) sore, seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh akibat jalan berlubang di Jalan Ciaul Pasir, Kecamatan Cikole. Berdasarkan rekaman video yang beredar, korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Andang Tjanjandi, menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan peninjauan lapangan.
"Kami sudah menerima laporan secara cepat dan langsung menyampaikan ke Dinas PUPR untuk melihat kondisi di lapangan. Memang saat ini hampir semua jalan di Kota Sukabumi banyak yang rusak," ujar Andang kepada awak media.
Meski menjadi prioritas utama Wali Kota, realisasi perbaikan jalan di seluruh wilayah Kota Sukabumi masih membentur dinding anggaran. Saat ini, pemerintah daerah tengah mengalami efisiensi anggaran sekitar Rp159 miliar dan sangat bergantung pada dana Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Andang menjelaskan bahwa Dinas PUPR telah menyusun rencana besar dengan mengajukan anggaran sebesar Rp58 miliar untuk membenahi berbagai ruas jalan yang rusak.
"Kita terkendala pada anggaran yang ada. Mudah-mudahan ke depan, sesuai instruksi Pak Wali Kota, ketika anggaran TKD turun, kita akan fokuskan untuk perbaikan infrastruktur, khususnya jalan," jelasnya.
Sebagai solusi jangka panjang agar jalan tidak cepat kembali rusak, Pemkot Sukabumi berencana mengubah skema pengaspalan menjadi pengecoran (beton).
"Total anggaran yang diajukan PUPR sekitar Rp58 miliar untuk banyak ruas jalan di kota. Kita nunggu anggaran TKD dari pusat karena saat ini posisi kita sedang efisiensi sekitar Rp159 miliar. Tapi prinsipnya, Pak Wali Kota fokus ke depan untuk membenahi infrastruktur, rencananya akan dicor," pungkas Andang.
Masyarakat diharapkan tetap waspada saat melintasi jalur Ciaul Pasir dan titik rawan lainnya, mengingat proses perbaikan baru bisa dieksekusi setelah pos anggaran APBD tersedia pasca pencairan dana dari pusat.(FRA)
Editor : Fikri
