| Ilustrasi (Sumber : Istimewa) |
Bertanding di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, tim berjuluk Pesut Etam tersebut berhasil membungkam tuan rumah dengan skor meyakinkan 3-1.
Borneo FC langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Tak butuh waktu lama, pada menit ke-2, Koldo Obieta membuka keunggulan melalui penyelesaian klinis setelah menerima umpan silang matang dari Mario Peralta. Skor 1-0 untuk keunggulan tamu.
Tertinggal cepat, Madura United mencoba bangkit. Namun, kokohnya lini belakang Borneo FC yang dikawal Christophe membuat serangan tuan rumah sering kandas.
Di sisi lain, Borneo FC nyaris menggandakan kedudukan lewat sundulan Juan Villa dan aksi individu Peralta, namun peluang tersebut belum membuahkan hasil. Tekanan bertubi-tubi bahkan sempat membuat Ahmad Nufiandani harus menerima kartu kuning akibat tekel keras terhadap Kei Hirose.
Madura United baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-41. Berawal dari skema sepak pojok, Junior Brandao melepaskan tembakan di dalam kotak penalti.
Bola sempat mengenai betis Christophe sebelum akhirnya meluncur masuk ke gawang yang dijaga Nadeo Argawinata. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, pelatih Fabio Lefundes melakukan perubahan taktik dengan menarik keluar Komang Teguh dan memasukkan Ikhsan Zikrak. Strategi ini terbukti ampuh meningkatkan intensitas serangan.
Kebuntuan akhirnya pecah saat Koldo Obieta kembali mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang tajam ini mencetak brace melalui sundulan akurat setelah memanfaatkan umpan silang yang gagal diantisipasi lini belakang Madura United. Borneo FC kembali memimpin 2-1.
Menjelang akhir laga, Borneo FC melakukan penyegaran besar-besaran dengan menarik empat pemain pilar, termasuk pencetak gol Obieta dan kreator serangan Juan Villa.
Langkah ini efektif untuk meredam ambisi Madura United yang terus menggempur. Nadeo Argawinata tampil sangat sigap di bawah mistar dengan melakukan serangkaian penyelamatan gemilang.
Kemenangan Borneo FC akhirnya dikunci oleh aksi spektakuler Mario Peralta di masa injury time (94'). Pemain bintang asal Uruguay tersebut menunjukkan kelasnya dengan melepaskan tendangan terukur dari luar kotak penalti yang bersarang tepat ke pojok gawang Dicky Indrayana.
Skor 3-1 menjadi hasil akhir pertandingan sekaligus membawa poin penuh kembali ke Samarinda.(FRA)
Editor : Fikri