| Ilustrasi (Sumber: Istimewa) |
Bertanding di Stadion GOR Haji Agus Salim pada Minggu, tim berjuluk Kabau Sirah menyerah dengan skor cukup telak 0-2 pada Minggu (5/4/2026) malam.
Dua gol kemenangan tim tamu diborong oleh penyerang andalan mereka, Ramon de Andrade Souza, masing-masing pada menit ke-32 dan ke-70.
Kemenangan ini membuat Persib semakin nyaman di posisi pertama klasemen, sementara Semen Padang masih tertahan di papan bawah.
Sejatinya, Semen Padang FC memulai laga dengan inisiatif menyerang yang tinggi. Anak asuh Imran Nahumarury tampil dominan di awal babak pertama dan menciptakan setidaknya empat peluang melalui skema tendangan bebas.
Namun, rapatnya barisan pertahanan Persib membuat Guillermo Fernandez Hierro dan kawan-kawan kesulitan menembus kotak penalti.
Mantan kiper Semen Padang yang kini membela Persib, Teja Paku Alam, juga tampil gemilang mengamankan gawangnya dari berbagai ancaman kemelut.
Keasyikan menyerang justru menjadi bumerang bagi tuan rumah. Pada menit ke-32, melalui skema serangan balik cepat dari sisi kiri, Berguinho melepaskan umpan terukur yang diselesaikan dengan sempurna oleh Ramon de Andrade Souza.
Skor berubah menjadi 0-1 untuk tim tamu.
Menjelang akhir babak pertama, pemain Timnas Indonesia yang pernah merumput di Eropa, Thom Haye, nyaris menggandakan keunggulan. Sayangnya, tendangan keras kaki kanannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, hujan deras mulai mengguyur stadion. Meski kondisi lapangan menjadi lebih menantang, tempo permainan kedua tim tidak menurun. Semen Padang FC terus berupaya mengejar ketertinggalan, namun justru kembali kebobolan pada menit ke-70 melalui aksi kedua Ramon de Andrade Souza.
Untuk mengamankan poin penuh, pelatih Persib Bojan Hodak memasukkan Layvin Kurzawa di sepuluh menit terakhir waktu normal guna mempertebal tembok pertahanan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-2 tetap bertahan.
Hasil ini membuat Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 61 poin. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Semen Padang FC masih terjebak di peringkat ke-17, yang merupakan zona degradasi.(FRA)
Editor : Fikri