BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Warungkiara Sulap 7 Hektare Lahan Jadi Pusat Ketahanan Pangan

Transformasi lahan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62
Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Warungkiara Sulap 7 Hektare Lahan Jadi Pusat Ketahanan Pangan
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas Memberikan Penghargaan Kepada Beberapa Lembaga Atas Dedikasi dan Peran Aktif Dalam Program Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian Bagi Para Warga Binaan (27/4). (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara melakukan langkah progresif dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. 

Tidak tanggung-tanggung, lahan seluas 7 hektare kini disulap menjadi pusat agribisnis produktif sekaligus sarana pembinaan kemandirian bagi para warga binaan.

Transformasi lahan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. 

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menegaskan bahwa optimalisasi lahan ini adalah bukti nyata kontribusi pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan nasional.

Lapas Warungkiara berhasil meningkatkan pemanfaatan lahan hijau secara signifikan. Dari yang semula terbatas, kini luas lahan produktif telah mencapai dua kali lipat.

“Alhamdulillah, kami sudah membuka kembali lahan 3,5 hektare, sehingga total 7 hektare lahan telah dimanfaatkan. Ini bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan,” ungkap Kurnia Panji Pamekas.

Di atas lahan tersebut, rincian komoditas yang ditanam mencakup 2.500 pohon pisang, 4.000 batang cabai rawit, 4.000 pohon tomat, hingga 8.000 tanaman terong. 

Selaras dengan Program Akselerasi Menteri

Langkah ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan implementasi dari kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bawah kepemimpinan Agus Andrianto.

Kurnia menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan 15 Program Akselerasi Kementerian yang berfokus pada kemandirian dan pemberdayaan.

“Insya Allah ini bisa mendukung program 15 akselerasi kementerian dan selaras dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan,” tambah Kurnia.

Selain fokus pada sektor agraria, Lapas Warungkiara juga memperhatikan aspek sosial bagi keluarga warga binaan. Salah satu program unggulannya adalah penyaluran bantuan gerobak usaha.

Bantuan ini bertujuan agar keluarga yang ditinggalkan sementara oleh warga binaan tetap memiliki kemandirian ekonomi dan mampu menghapus stigma negatif di masyarakat melalui kolaborasi usaha yang sehat.

“Dengan adanya bantuan gerobak ini, diharapkan keluarga warga binaan tetap bisa berusaha, berkolaborasi, dan tidak terjebak pada citra negatif,” jelasnya.

Menutup rangkaian acara, Lapas Warungkiara juga memberikan apresiasi kepada mitra strategis seperti MUI, Dinas Pendidikan, dan Kwarcab Pramuka yang telah berperan aktif dalam program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi para warga binaan.

Kurnia menyampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin selama ini, terutama dalam membantu pembinaan kepribadian dan keterampilan bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif.(FRA)



Editor : Fikri


Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Warungkiara Sulap 7 Hektare Lahan Jadi Pusat Ketahanan Pangan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin