| Kondisi Ruang Kelas SDN Batununggal di Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi (Sumber : Istimewa) |
Salah satu yang menjadi fokus utama saat ini adalah perbaikan ruang kelas di SDN Batununggul, Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, yang telah resmi masuk dalam daftar prioritas pembangunan tahun 2026.
Langkah ini merupakan respons cepat pemerintah daerah menyusul insiden ambruknya salah satu ruang kelas di sekolah tersebut pada Jumat (3/4) lalu.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menegaskan bahwa rencana perbaikan sekolah tersebut sebenarnya sudah berjalan secara bertahap melalui anggaran daerah.
"Sekolah itu sudah masuk program prioritas kami. Dari tiga ruangan yang diajukan, dua di antaranya sudah selesai diintervensi melalui dana APBD. Satu ruangan sisa memang sudah dianggarkan dan diprioritaskan tahun ini lewat program revitalisasi," ujar Deden Sumpena, Selasa (7/4/2026).
Deden menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menuntut proses pembangunan dilakukan dalam beberapa tahap.
Namun, kombinasi antara usia bangunan yang sudah tua serta faktor alam membuat satu ruangan roboh sebelum sempat tersentuh renovasi tahap berikutnya. Meski demikian, ia menjamin pihak Disdik berkomitmen menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.
"Intinya tidak dibiarkan, kami ingin semuanya tuntas agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal dan nyaman," tambahnya.
Selain fokus pada perbaikan fisik di SDN Batununggul, Disdik juga terus memantau pelaksanaan program revitalisasi nasional di seluruh wilayah Sukabumi.
Mengingat cuaca ekstrem yang masih melanda, Deden memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala satuan pendidikan untuk mengutamakan keselamatan siswa dan pengajar.
Deden meminta para kepala sekolah untuk lebih proaktif dalam mendeteksi dini kerusakan bangunan. Ia menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas nomor satu di atas aktivitas akademik lainnya.
"Saya imbau kepala sekolah untuk lebih jeli melihat kondisi bangunan. Jika sekiranya membahayakan, jangan digunakan dulu untuk kegiatan belajar mengajar demi keselamatan bersama," tutup Deden.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para siswa dan memastikan bahwa proses pendidikan di Kabupaten Sukabumi tetap berjalan optimal meskipun di tengah tantangan cuaca dan keterbatasan infrastruktur.(FRA)
Editor : Fikri