BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi, Longsor dan Bangunan Ambruk di Tiga Kecamatan

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi, Longsor dan Bangunan Ambruk di Tiga Kecamatan
Salah Satu Rumah Warga di Kampung Selaawi, Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit Tergerus Longsor dan Menyebabkan Rusak Berat (13/4). ((Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Senin (13/4/2026) sore memicu serangkaian bencana alam. 

Tanah longsor dan bangunan ambruk dilaporkan terjadi di tiga kecamatan berbeda, mengakibatkan akses jalan terputus hingga warga terpaksa mengungsi.

Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi bahwa Kecamatan Nyalindung menjadi salah satu titik terdampak paling parah. 

Material longsor berupa rumpun bambu sempat menutup total jalan kabupaten ruas Nyalindung-Gegerbitung di Kampung Pasirmunding.

Akses Jalan Nyalindung Kembali Pulih

Berkat respons cepat petugas P2BK bersama masyarakat setempat, material yang menutup jalan berhasil dievakuasi. Saat ini, jalur tersebut sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Pohon bambu sudah dievakuasi bersama warga dan jalan sudah dapat dilalui," ujar Daeng Sutisna dalam keterangan resminya.

Meski demikian, pihak BPBD mengeluarkan peringatan bagi para pengendara yang melintas. Kondisi tanah di lokasi tersebut dinilai masih labil dan rawan pergerakan susulan.

"Kami minta pengguna jalan tetap waspada karena di lokasi tersebut masih berpotensi terjadi longsor susulan," tambah Daeng.

Rumah Warga di Kadudampit dan Lengkong Rusak Parah

Dampak cuaca ekstrem juga merembet ke wilayah lain. Di Kampung Salaawi, Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit, sebuah pondasi rumah milik Cece Rahmat longsor. Insiden ini mengakibatkan dinding dan atap rumah ambruk seketika.

Kejadian serupa menimpa satu unit rumah permanen di Kampung Ciseuseupan, Kecamatan Lengkong. Bagian ruang keluarga dan dapur hancur setelah dihantam hujan deras yang disertai angin kencang. 

Akibatnya, satu kepala keluarga yang terdiri dari lima jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Saat ini, tim BPBD Kabupaten Sukabumi tengah berada di lapangan untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan logistik kepada para korban.

"Petugas sudah melakukan asesmen dan kami terus berkoordinasi dengan lintas unsur untuk penanganan logistik," jelas Daeng.

Mengingat cuaca di sebagian besar wilayah Sukabumi masih diguyur gerimis hingga malam hari, BPBD menyiagakan personel di titik-titik rawan bencana. Masyarakat yang tinggal di area perbukitan atau tebing diimbau untuk selalu waspada.

Masyarakat diminta segera melakukan evakuasi mandiri jika hujan deras turun dengan durasi lebih dari dua jam guna menghindari adanya korban jiwa.(FRA)



Editor : Fikri


Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi, Longsor dan Bangunan Ambruk di Tiga Kecamatan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin