| Tangkapan Layar Peringatan Waspada Cuaca Ekstrem BMKG (Sumber : Istimewa) |
Peringatan tersebut mulai berlaku sejak pukul 19:16 WIB dan diprediksi akan terus berlangsung hingga dua jam ke depan.
Dalam laporan terbarunya, BMKG memetakan dua wilayah kabupaten yang menjadi fokus utama kewaspadaan, yakni Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.
Di wilayah Sukabumi, masyarakat di Kecamatan Cikakak dan Cisolok diminta untuk bersiap menghadapi perubahan cuaca yang signifikan, sementara di wilayah Cianjur, peringatan serupa ditujukan bagi warga yang berada di Kecamatan Agrabinta.
Situasi atmosfer di wilayah-wilayah tersebut menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai dengan sambaran kilat atau petir serta tiupan angin kencang.
Mengingat kondisi tersebut, BMKG memberikan penekanan khusus pada potensi terjadinya bencana hidrometeorologi sebagai dampak langsung dari cuaca ekstrem ini.
Masyarakat yang bermukim di daerah lereng perbukitan maupun di sepanjang aliran sungai perlu mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir mendadak serta tanah longsor yang dipicu oleh tingginya curah hujan dalam durasi yang cukup lama.
Selain ancaman banjir dan longsor, angin kencang juga menjadi perhatian karena berisiko merobohkan pohon atau struktur bangunan yang tidak kokoh.
BMKG mengimbau warga agar tetap berada di dalam ruangan yang aman selama peringatan ini berlangsung dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame. Bagi para pengguna jalan yang tengah melintas di wilayah Cikakak, Cisolok, maupun Agrabinta, disarankan untuk ekstra hati-hati atau menepi sejenak jika jarak pandang menurun drastis.
Pihak berwenang akan terus memantau pergerakan awan konvektif secara real-time dan meminta masyarakat untuk tetap memperbarui informasi melalui kanal komunikasi resmi pemerintah.(FRA)
Editor : Fikri