| Ilustrasi (Sumber : Istimewa) |
Korban yang sedang membersihkan sepeda motornya di area persawahan menjadi sasaran keberingasan dua orang pelaku bersenjatakan kayu.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah jalan setapak dekat area pesawahan. Korban diketahui bernama Farid (20), seorang pelajar asal Kecamatan Bantargadung.
Saat itu, ia tengah mencuci sepeda motor Honda miliknya sebelum tiba-tiba didatangi oleh dua orang tak dikenal yang berboncengan menggunakan motor Honda Vario berwarna silver.
Tanpa peringatan, salah satu pelaku langsung menyerang Farid menggunakan sebatang kayu.
Serangan tersebut mengenai bagian kepala korban. Saat pelaku mencoba melayangkan pukulan kedua, korban sempat memberikan perlawanan dengan menahan serangan menggunakan kedua tangannya sebelum akhirnya memutuskan lari menyelamatkan diri.
Dalam situasi tersebut, para pelaku dengan cepat menggasak sepeda motor korban, yakni Honda hitam dengan nomor polisi F 3777 UCM, dan membawanya kabur ke arah Pasar Surade.
Akibat kejadian ini, Farid mengalami luka memar di kepala dan luka lecet pada tangannya. Selain mengalami cedera fisik, korban juga menderita kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp25 juta.
Kapolsek Surade, AKP Ade Hendra, membenarkan adanya laporan mengenai aksi pembegalan tersebut. Ia menyatakan bahwa jajaran kepolisian telah melakukan langkah awal penanganan di lokasi kejadian.
“Petugas sudah mendatangi lokasi kejadian, membuat laporan polisi, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujar Ade pada Selasa (7/4/2026).
Saat ini, pihak Kepolisian Sektor Surade masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas serta keberadaan kedua pelaku yang melarikan diri.
AKP Ade Hendra juga memberikan imbauan tegas kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi kejahatan di lokasi yang sepi.
“Kami masih melakukan pendalaman kasus ini. Masyarakat juga kami imbau agar lebih berhati-hati, khususnya ketika berada di tempat yang sepi,” tambahnya.
Insiden ini memicu kekhawatiran warga sekitar, mengingat aksi kriminalitas tersebut terjadi di waktu sore hari di jalur yang biasanya cukup sering dilalui masyarakat. Hingga kini, aparat kepolisian masih terus memburu para pelaku.(FRA)
Editor : Fikri