| Kondisi Tanggul yang Jebol Hingga Membuat Banjir ke Area Parkir Katapang Resort dan Pemukiman Warga di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi (Sumber : Istimewa) |
Kejadian bermula sekitar pukul 17.45 WIB saat debit air Sungai Kampung Cigoler meluap akibat hujan ekstrem. Tanggul sungai sepanjang 7 meter yang baru diperbaiki pada tahun 2025 lalu dilaporkan jebol kembali, sehingga air melimpas dan merendam pemukiman warga di bantaran sungai.
Camat Cisolok, Okih Fajri Assidiq, mengonfirmasi bahwa luapan air tidak hanya merusak rumah, tetapi juga menghantam area parkir penginapan di Desa Pasirbaru.
"Intensitas hujan yang sangat tinggi membuat debit sungai meningkat drastis hingga melewati tanggul. Ada dua titik tanggul yang jebol, yang sebenarnya baru saja kita perbaiki pasca banjir tahun lalu, sehingga air langsung menerjang rumah warga di Kampung Cigoler," ujar Okih saat memberikan keterangan pada Minggu (12/4/2026).
Mobil Wisatawan Terseret Arus hingga ke Laut
Dampak paling mencolok terjadi di area Katapang Resort, Desa Pasirbaru. Tiga unit kendaraan milik tamu resort terseret arus sungai yang meluap.
Warga sekitar berhasil menyelamatkan satu unit Toyota Yaris dan satu unit Nissan Livina. Namun, satu unit sedan Toyota dilaporkan terseret hingga ke tengah laut dan belum berhasil dievakuasi.
Hingga Minggu (12/4/2026) siang, enam penyelam dari warga nelayan setempat telah dikerahkan untuk mencari kendaraan tersebut. Namun, kondisi air yang masih keruh menjadi kendala utama dalam proses evakuasi.
Terkait hal ini, Okih menambahkan, relawan dan nelayan terus berupaya melakukan pencarian kendaraan yang terbawa arus ke laut.
Kendalanya saat ini adalah air masih sangat keruh, sehingga jarak pandang penyelam sangat terbatas.
Penanganan Pasca Bencana dan Kerugian Material
Di Kampung Cigoler, empat rumah warga dilaporkan mengalami rusak sedang. Kerusakan meliputi tembok pagar yang jebol hingga paviliun rumah yang roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sejak Minggu pagi, unsur Forkopimcam Cisolok, Pemerintah Desa, dan relawan telah terjun ke lokasi untuk membersihkan material lumpur dan sampah sisa banjir menggunakan mesin alkon serta peralatan manual.
"Fokus kami saat ini adalah penanganan darurat dan pendataan kerugian. Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk perbaikan permanen pada jaringan sungai dan tanggul agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan," tegas Okih.
Saat ini, situasi di lokasi berangsur kondusif. Meski demikian, pihak Pemerintah Kecamatan Cisolok mengimbau warga dan wisatawan untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.(FRA)
Editor : Fikri