| Upaya Evakuasi Salah Satu Korban Anak 8 Tahun yang Tewas Akibat Terseret Arus Pantai Selatan Ujung Genteng (Sumber : Istimewa) |
Tiga orang wisatawan dilaporkan terseret arus kuat saat sedang berenang, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Peristiwa bermula saat rombongan wisatawan mulai berenang di sekitar bibir pantai sekitar pukul 12.00 WIB. Naas, sekitar satu jam berselang, arus laut yang kuat tiba-tiba menyeret mereka ke tengah perairan.
Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh pihak keluarga ketika melihat salah satu korban mulai tenggelam.
Namun, situasi justru menjadi fatal saat anggota keluarga lainnya yang mencoba memberikan pertolongan ikut terseret arus laut yang ganas.
Dalam insiden tersebut, seorang anak bernama Aden (8), warga Kampung Cikiray, Desa Sukamana, Kecamatan Cimanggu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, dua korban lainnya masih dinyatakan hilang. Mereka adalah Ujang Abduloh (30) dan seorang pria lainnya yang hingga saat ini identitasnya masih belum diketahui.
Tim SAR gabungan masih terus mengupayakan pencarian di sekitar titik hilangnya korban.
Upaya Pencarian oleh Tim SAR Gabungan
Tim SAR gabungan yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi sekitar pukul 13.30 WIB. Anggota TNI AL Pos Ujung Genteng, Serda Bambang H, mengonfirmasi bahwa penyisiran terus dilakukan secara intensif.
“Kami bersama tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari dua korban yang belum ditemukan. Koordinasi juga terus dilakukan dengan unsur terkait serta masyarakat setempat,” ujar Bambang.
Imbauan Keamanan bagi Wisatawan
Mengingat karakteristik pantai selatan Sukabumi yang memiliki ombak besar dan arus bawah laut yang kuat, petugas memberikan peringatan keras kepada para pengunjung.
“Kami mengimbau para pengunjung agar tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai dan selalu memperhatikan kondisi gelombang laut yang bisa berubah sewaktu-waktu,” tegasnya.
Hingga Senin siang pukul 14.00 WIB, proses pencarian masih berlangsung dengan penyisiran di sekitar titik kejadian. Petugas berharap kedua korban dapat segera ditemukan.(FRA)
Editor : Fikri