BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Wisata Pantai Sukabumi Lumpuh Total H+2 Lebaran, Perjalanan Bogor ke Cisolok Tembus 7 Jam

Kendaraan Wisatawan Membludak Padati Wisata Pantai
Wisata Pantai Sukabumi Lumpuh Total H+2 Lebaran: Perjalanan Bogor ke Cisolok Tembus 7 Jam
Tak Sabar Kendaraan Memenuhi Seluruh Badan Jalan di Palabuhanratu (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Arus lalu lintas menuju kawasan wisata pantai di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan lumpuh total pada momen libur H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026). 

Lonjakan drastis volume kendaraan membuat ribuan pelancong terjebak kemacetan panjang dengan waktu tempuh berkali-kali lipat dari kondisi normal.

Kepadatan ekstrem terpantau menyelimuti sepanjang ruas Jalan Kidang Kencana hingga pusat kota Palabuhanratu. 

Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular sejak pagi hari, seiring masifnya kedatangan wisatawan yang mengincar destinasi primadona seperti Pantai Sawarna, Karanghawu, hingga Kebon Kalapa Cisolok.

Kerasnya kemacetan ini dirasakan langsung oleh Siti Suryati, seorang wisatawan asal Puncak, Bogor. Meski sehari-hari tinggal di daerah wisata, Siti sengaja memboyong keluarga untuk menikmati suasana pantai Sukabumi. 

Namun, ia harus rela menghabiskan waktu hampir tujuh jam di perjalanan.

"Berangkat jam setengah lima (pagi). Nyampe ke sini jam setengah dua belas pas," ujar Siti saat ditemui di lokasi kepadatan kendaraan Pantai Kebon Kalapa, Cisolok.

Siti menceritakan bahwa perjalanan dari Puncak awalnya relatif lancar, namun situasi berubah drastis saat memasuki jalur menuju pantai. Ia mengaku terjebak kepadatan yang cukup melelahkan di jalur utama menuju Palabuhanratu.

"Ya, jalur ke sini aja macetnya mah. Kalau dari Puncak mah biasa aja. Cuma ya namanya juga pagi-pagi. Ya gitu, seru-seru aja namanya juga lagi main," tutur Siti menceritakan pengalamannya.

Meski membawa tiga anak yang sudah beranjak remaja, Siti mengaku perjalanan tersebut tidak terlalu membebani karena anak-anaknya cukup tenang di dalam mobil. 

"Nggak sih (anak-anak tidak rewel), malah pada tidur. Orang kan udah pada dewasa," tambahnya.

Uniknya, setelah perjuangan panjang tersebut, Siti merasa suasana pantai yang dituju tidak terlalu istimewa jika dibandingkan dengan daerah asalnya. Namun, ia merasa lega karena bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

"Biasa aja. Ya lumayan (kondisi pantainya). Senanglah kalau sampai tujuan mah gitu, nggak ada penyesalan apa-apa," ungkapnya menutup pembicaraan.

Titik Kritis dan Upaya Rekayasa Lalu Lintas
Selain animo warga lokal, kepadatan ini dipicu oleh wisatawan lintas daerah yang memanfaatkan sisa libur Idulfitri. 

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik simpul kemacetan berada di Simpang Bagbagan, Simpang Batusapi, hingga Simpang Gunung Butak.

Di titik-titik krusial tersebut, petugas kepolisian bersama dinas terkait bekerja ekstra keras melakukan rekayasa arus guna mengurai penumpukan kendaraan yang nyaris tak bergerak. 

Langkah ini diambil sebagai upaya darurat agar kemacetan tidak semakin mengunci di pusat kota.

Wisatawan pun diimbau untuk selalu memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. 

Mengingat cuaca yang terik dan durasi kemacetan yang lama, membawa persediaan air minum yang cukup sangat disarankan bagi para pengendara yang terjebak di jalur wisata Sukabumi.(FRA)



Editor : Fikri

Wisata Pantai Sukabumi Lumpuh Total H+2 Lebaran, Perjalanan Bogor ke Cisolok Tembus 7 Jam
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin