| Petugas Pemadam Kebakaran Berjibaku Memadamkan Api Dari Truk Pembawa Tabung Gas 3Kg yang Terbakar (Sumber : Istimewa) |
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini menyebabkan kepanikan luar biasa bagi warga sekitar.
Kebakaran bermula saat kendaraan bermuatan gas tersebut melaju menuju arah Sukabumi. Berdasarkan keterangan di lapangan, api diduga kuat muncul akibat adanya kebocoran pada salah satu tabung gas yang diangkut.
Kepala Desa Citarik, Ujang Sumantri, menjelaskan bahwa pengemudi sempat menyadari adanya kejanggalan sebelum api berkobar tak terkendali.
"Menurut informasi yang saya terima, mobil gas itu waktu jalan ada percikan api dari gas, ada kebocoran katanya. Jadi mobil berhenti, api langsung membesar," ujar Ujang Sumantri saat dikonfirmasi.
Senada dengan hal tersebut, Cepi, seorang saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan betapa cepatnya api merambat di tengah kondisi jalan yang sedang ramai.
"Truk arah ke Sukabumi, begitu terbakar aliran listrik di sekitar lokasi langsung padam," ungkap Cepi.
Dampak Kebakaran, Jaringan PLN Putus dan Kemacetan Parah
Kobaran api yang membumbung tinggi disertai asap hitam pekat menyambar kabel PLN yang melintang tepat di atas lokasi kejadian. Akibatnya, jaringan listrik di wilayah Desa Citarik dan sekitarnya mengalami padam total.
"Listrik mati karena api merembet ke atas memutus jaringan listrik. Sekarang (di lokasi) mati lampu," tambah Ujang.
Selain memutus aliran listrik, insiden ini mengakibatkan arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Palabuhanratu dan Sukabumi lumpuh total.
Kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas karena warga dan petugas melakukan sterilisasi area guna menghindari potensi ledakan susulan.
Kondisi Terkini di Lokasi
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan sisa-sisa api dan mendinginkan bangkai kendaraan.
Pihak kepolisian juga berada di tempat kejadian untuk mengatur arus lalu lintas dan mengamankan situasi yang sempat mencekam.
Beruntung, meski kerugian materiil ditaksir cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
"Alhamdulillah tidak ada masyarakat yang jadi korban," pungkas Ujang.(FRA)
Editor : Fikri