| Api Berkobar di Atap TK Tunas Karya Warungkiara, Kabupaten Sukabumi (Sumber: Istimewa) |
Meski tidak memakan korban jiwa, seluruh fasilitas pendidikan dilaporkan ludes tak tersisa.
Kebakaran yang terjadi saat kondisi sekolah sedang lengang ini mengejutkan warga sekitar. Saksi mata di lokasi, Welly Aldino Harahap (30), mengaku melihat percikan api pertama kali muncul dari kabel listrik di bagian atap bangunan.
Hanya dalam waktu singkat, percikan kecil tersebut berubah menjadi kobaran api besar yang menjalar ke seluruh area gedung. Api melalap habis berbagai ruangan, mulai dari ruang kelas, kantor, hingga gudang penyimpanan.
"Awalnya hanya terlihat percikan kecil di atas genteng, tapi tidak lama kemudian api langsung membesar dan menyebar," ungkap Kapolsek Warungkiara, R. Panji Setiadji.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi segera mengerahkan personel dari dua wilayah sekaligus untuk menjinakkan si jago merah.
"Laporan kami terima pukul 13.58 WIB dan petugas dari Pos Sektor Cibadak serta Cikembar tiba di lokasi pukul 14.18 WIB," jelas Sekretaris Dinas Damkarmat Kabupaten Sukabumi, Anita Larasati, dalam keterangan resminya.
Banyaknya material bangunan yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan dengan cepat.
Akibatnya, aset-aset penting sekolah gagal diselamatkan. Fasilitas yang hangus meliputi alat permainan edukatif anak, perangkat meja dan kursi belajar, hingga satu unit televisi berukuran 75 inci.
Pihak berwenang menaksir total kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.
Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara dari pihak kepolisian mengarah pada masalah instalasi listrik yang sudah tidak layak.
"Objek yang ditangani adalah sekolah TK Tunas Karya. Mengenai penyebab kebakaran, saat ini masih dalam tahap investigasi tim di lapangan," tambah Anita.
Hasil pemeriksaan awal Polsek Warungkiara menduga api dipicu oleh korsleting listrik pada salah satu stop kontak di ruang gudang. Kondisi instalasi listrik yang diduga sudah lama bermasalah menjadi pemicu utama munculnya api.
Atas kejadian ini, Kapolsek Warungkiara, R. Panji Setiadji, menekankan pentingnya perawatan fasilitas publik secara berkala demi keamanan bersama. Ia mengingatkan pengelola gedung untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.
"Kami mengimbau agar dilakukan pengecekan berkala terhadap instalasi listrik dan meningkatkan sistem pencegahan kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.(FRA)
Editor : Fikri