| Selokan Lokasi Korban Ditemukan di Sukakarya, Kecamatan Warudoyong (30/3). (Sumber : Istimewa) |
Korban diketahui bernama Enan (60), seorang warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.
Jasad Enan ditemukan dalam posisi tengkurap dengan mengenakan jaket dan celana pendek. Penemuan ini langsung memancing kerumunan warga, meski tidak ada yang berani mengevakuasi jasad sebelum pihak berwajib tiba di lokasi.
Salah seorang saksi mata, Endang (55), menyebutkan bahwa polisi segera datang sesaat setelah dihubungi oleh pengurus RT setempat. Menurutnya, warga tidak berani menyentuh jasad korban karena faktor keamanan dan prosedur.
"Ditemukannya kira-kira jam setengah 12-an. Posisinya tengkurap pakai jaket, celana kolor. Warga lihatin aja, nggak berani (menyentuh) karena takut ada apa-apa," ujar Endang di lokasi kejadian.
Endang juga mengonfirmasi bahwa korban merupakan warga sekitar yang tinggal di lingkungan RT berbeda. "Warga sini, tapi sebelah sana beda RT. Namanya Pak Enan, pekerjaannya buruh tani," tambahnya.
Plt Kapolsek Warudoyong Resor Sukabumi Kota, Kompol Ana Ratna Dewi, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kematian korban adalah kecelakaan tunggal.
Berdasarkan keterangan sang istri, korban memang sempat mengeluhkan sakit pada bagian kakinya sebelum keluar rumah.
"Diduga mungkin pada saat kakinya sakit, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai kecil. Kami menerima laporan warga sekitar jam 11.30 WIB," ungkap Ana.
Polisi menemukan adanya luka di bagian kepala korban yang diduga kuat akibat benturan batu di dasar selokan saat terjatuh. Di sekitar lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban berupa celurit, karung, dan sandal.
Saat ini, jenazah Enan telah dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
"Ada benturan ke batu pada saat tergelincir. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk menjalani visum luar guna memastikan penyebab pasti kematiannya," pungkas Ana.(FRA)
Editor : Fikri