BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Kota Sukabumi Diterjang Angin Kencang di 21 Titik Terdampak, Atap Rumah Roboh dan Jalur Protokol Lumpuh

Angin Kencang Menerpa Hampir Selama 30 Menit
KLIKSUKABUMI.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Sukabumi pada Rabu (4/3/2026). 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melaporkan sedikitnya 21 insiden bencana yang didominasi oleh pohon tumbang dan kerusakan atap rumah warga.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin, menyatakan bahwa tim di lapangan telah bergerak cepat melakukan penanganan sejak laporan pertama masuk. Hingga pukul 14.44 WIB, persebaran dampak bencana dilaporkan merata di beberapa kecamatan, dengan titik terparah berada di wilayah Baros dan Lembursitu.

Yosep Sabaruddin menjelaskan bahwa kerusakan bangunan paling banyak dilaporkan terjadi pada bagian atap. 

Berdasarkan laporan terkini, sebaran kerusakan bangunan mencakup Kelurahan Sukakarya, Kelurahan Cibeureum Hilir, Kelurahan Nanggeleng dan Kelurahan Cikundul.

Salah satu dampak paling fatal terpantau di Kp. Bojong Loa, Kelurahan Lembursitu, di mana satu unit atap rumah warga dilaporkan roboh total akibat terjangan angin.

"Kami menerima laporan dampak hujan dan angin kencang di 21 titik hingga siang ini. Fokus utama kami adalah evakuasi pohon tumbang yang menghalangi akses jalan serta mendata kerusakan bangunan," ujar Yosep, Rabu (4/3/2026).

Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Transportasi

Selain kerusakan rumah, angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di delapan titik strategis yang sempat melumpuhkan mobilitas warga. Beberapa lokasi yang ditangani petugas meliputi jalan lingkar selatan (depan Kelurahan Jayaraksa), jalan Letda T. Asmita (depan SDN Tonjong, kawasan depan Polsek Baros
area permukiman (Perum Genteng Puri dan Perum Baros Kencana).

Petugas BPBD dikerahkan untuk melakukan pemotongan dahan dan pembersihan material pohon guna memastikan keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas.

Imbauan Kewaspadaan

Mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat berada di dekat pohon besar atau bangunan yang rapuh.

"Petugas sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Kami memastikan koordinasi dengan aparat kewilayahan terus dilakukan guna mempercepat proses evakuasi," pungkas Yosep.(FRA)



Editor : Fikri 


Kota Sukabumi Diterjang Angin Kencang di 21 Titik Terdampak, Atap Rumah Roboh dan Jalur Protokol Lumpuh
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin