| Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali Saar Memberikan Pandangan dan Sambutan Terkait Musrenbang RKPD Kabupaten Sukabumi Tahun 2027 (31/3). (Sumber : Istimewa) |
Forum strategis ini menjadi wadah krusial untuk menyusun rencana pembangunan partisipatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Fokus utamanya adalah menyepakati program-program prioritas yang akan dijalankan pada tahun mendatang.
Budi Azhar menegaskan bahwa kualitas perencanaan adalah kunci utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, pembangunan yang berhasil harus disusun secara matang, terarah, dan berkesinambungan.
"Perencanaan pembangunan merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan yang disusun secara matang, terarah, dan berkesinambungan," tegas Budi Azhar.
Sinergi 2.238 Usulan Melalui Pokok Pikiran DPRD
Sebagai unsur penyelenggara pemerintahan, DPRD Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan sekitar 2.238 usulan kegiatan. Usulan tersebut merupakan kristalisasi dari aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses dan pengawasan di lapangan.
Budi menjelaskan bahwa ribuan usulan ini telah dirangkum dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokpir) DPRD Tahun 2026. Hal ini didasari oleh Keputusan Pimpinan DPRD Nomor 2 Tahun 2026 untuk memastikan suara masyarakat masuk ke dalam sistem perencanaan daerah.
"DPRD memiliki peran strategis untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses dan pengawasan. Kami telah menetapkan Pokpir melalui Keputusan Pimpinan DPRD Nomor 2 Tahun 2026 yang memuat sekitar 2.238 usulan kegiatan hasil penjaringan aspirasi masyarakat," tambahnya.
RKPD 2027 mengusung tema besar: "Penyiapan Ekosistem dan Regulasi Pendukung untuk Penguatan Sektor Unggulan". Seluruh usulan yang masuk telah diselaraskan dengan isu strategis RPJMD 2025–2029 serta tema pembangunan tahun 2027.
Tujuannya adalah mendorong terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarokah). Hal ini akan dicapai melalui penguatan sektor agroindustri berkelanjutan dan optimalisasi pariwisata unggulan yang menjadi kekuatan daerah.
Di akhir forum, Budi Azhar menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, instansi vertikal, perangkat daerah, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam pembangunan.
Ia berharap Musrenbang ini menghasilkan kesepakatan skala prioritas yang konkret dan dapat diimplementasikan dengan baik. Dengan integritas usulan dari tingkat desa hingga kabupaten, diharapkan pembangunan Sukabumi ke depan semakin merata dan tepat sasaran.(FRA)
Editor : Fikri