BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Ini Kata Pemkab Sukabumi Soal Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Cicantayan

Kasus Ini Mencoreng Citra Daerah
Ini Kata Pemkab Sukabumi Soal Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Cicantayan
Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman Saat Memberikan Keterangan di Pendopo Sukabumi (31/3). (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa sejumlah santriwati di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Kecamatan Cicantayan memicu reaksi keras dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. 

Kasus yang menyeret oknum pimpinan ponpes sekaligus dai kondang nasional tersebut dinilai telah mencoreng visi besar daerah yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi tragedi ini. 

Selain menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian, Pemkab kini fokus pada upaya preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang di lingkungan pendidikan berbasis agama.

Pukulan Telak bagi Citra Daerah

Ade mengungkapkan bahwa kasus ini menjadi pukulan telak bagi Sukabumi. Di satu sisi, pemerintah tengah berupaya keras mewujudkan masyarakat yang religius, namun di sisi lain, tindakan oknum tersebut justru memberikan stigma negatif bagi daerah.

"Jelas ini membawa nama jelek bagi Kabupaten Sukabumi. Visi kita Mubarakah, tapi tercoreng oleh hal-hal seperti ini," ujar Ade saat ditemui di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Selasa (31/3/2026).

Salah satu kunci pencegahan menurut Ade adalah memperkuat komunikasi dengan para alim ulama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

Para pemilik dan pengasuh pesantren diharapkan saling mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan internal masing-masing.

"Kita mengharapkan kejadian ini jangan terulang kembali di Kabupaten Sukabumi. Karena itu, kami meminta para alim ulama yang memiliki pesantren masing-masing untuk saling mengingatkan. Harus lebih berhati-hati," tegasnya.

Langkah Konkret Pendampingan Korban dan Respon Cepat

Sebagai langkah nyata, Ade telah menginstruksikan dinas terkait untuk turun tangan secara lintas sektoral. 

Fokus utama saat ini adalah memastikan para korban mendapatkan pemulihan yang layak dan sistem pelaporan dipercepat jika ditemukan indikasi serupa di tempat lain.

Ade menjelaskan bahwa dinas masing-masing telah ditugaskan untuk melakukan pengawasan ketat. 

Ia berharap jika ada hal-hal mencurigakan atau kejadian serupa, laporan harus segera masuk agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.

Tak hanya soal pengawasan, Pemkab Sukabumi juga menjamin penanganan pasca-trauma bagi para santriwati. Tim psikolog dari dinas terkait telah diterjunkan langsung ke lapangan untuk memberikan trauma healing.

"Kami sudah menugaskan dinas terkait untuk melakukan pendampingan psikis kepada korbannya. Ini penting agar masa depan mereka tetap terjaga meski harus melewati masa sulit ini," pungkas Ade.(FRA)



Editor : Fikri


Ini Kata Pemkab Sukabumi Soal Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Cicantayan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin