BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Cuaca Ekstrem Terjang Kabupaten Sukabumi, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang di 9 Titik

Bencana Terjadi Akibat Cuaca Ekstrem Hujan dan Angin Kencang
KLIKSUKABUMI.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Selasa (3/3) malam hingga Rabu (4/3/2026). 

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, tercatat sedikitnya sembilan titik kejadian bencana mulai dari rumah ambruk hingga pohon tumbang.

Kejadian yang paling menonjol terjadi di Desa Perbawati dan Desa Kalibunder, di mana rumah warga mengalami kerusakan serius pada bagian atap. 

Di Kecamatan Sukabumi, rumah milik Bapak Holil di Kampung Babakan Situ mengalami ambruk pada bagian dapur akibat terjangan angin kencang sekitar pukul 05.30 WIB.

Kondisi lebih parah dialami oleh keluarga Bapak Deden di Kecamatan Gegerbitung. Rumahnya dinyatakan rusak berat dan tidak dapat dihuni setelah atap dapur ambruk total akibat kayu yang sudah lapuk tidak mampu menahan beban curah hujan yang lama. Saat ini, penghuni rumah terpaksa mengungsi ke tempat kerabat.

Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi bahwa tim di lapangan telah bergerak cepat untuk melakukan evakuasi dan pendataan.

"Kami telah menerima laporan di sembilan titik berbeda hari ini. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan membersihkan material pohon tumbang yang menutup akses jalan agar aktivitas masyarakat tidak terhambat," ujar Daeng Sutisna saat memberikan keterangan pada Rabu malam (4/3/2026).

Pohon Tumbang Menimpa Kendaraan dan Ruko

Selain kerusakan rumah, angin kencang juga menyebabkan deretan pohon tumbang di beberapa kecamatan seperti Cikembar, Nyalindung, dan Palabuhanratu. 

Di Cikembang, sebuah pohon dilaporkan menimpa satu unit sepeda motor dan sempat menutup akses jalan desa.
Sementara itu, di wilayah pesisir Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Majlis, angin kencang merobohkan pohon dan merusak bagian atap dua unit ruko. 

Di wilayah lain seperti Kebonpedes dan Nyalindung, pohon rambutan dan duren juga tumbang menimpa bagian samping rumah warga.

Daeng Sutisna mengingatkan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah Sukabumi.

"Melihat kondisi cuaca saat ini dengan kelembaban mencapai 97 persen, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat pohon besar atau bangunan dengan struktur kayu yang sudah tua," tambahnya.

Langkah Antisipasi BPBD

Pihak BPBD melalui Satuan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) terus melakukan pemantauan rutin melalui aplikasi InaRisk dan frekuensi radio. 

Meski banyak terjadi kerusakan material, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa ini.

Daeng menegaskan bahwa pihaknya terus bersiaga penuh selama 24 jam untuk merespons laporan dari masyarakat.

"Personel kami dari Regu 8 Pusdalops terus bersiaga dengan peralatan lengkap seperti chainsaw dan kendaraan taktis. Kami meminta warga segera melapor jika melihat tanda-tanda potensi bencana di lingkungannya masing-masing," pungkas Daeng.

Hingga laporan ini diturunkan pada pukul 19.50 WIB, cuaca di wilayah Kabupaten Sukabumi terpantau berawan tebal dengan suhu udara mencapai 22°. (FKR)



Editor : Fikri


Cuaca Ekstrem Terjang Kabupaten Sukabumi, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang di 9 Titik
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin