BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Bahlil Lahadalia Safari Ramadan ke Ponpes Azzainiyyah Sukabumi, Santri Harus Bisa Akses LPDP

Santri Miliki Kualitas yang Sama Seperti Sekolah Umum
KLIKSUKABUMI.COM – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melakukan safari spiritual ke Pondok Pesantren Azzainiyyah, Nagrog, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (8/3/2025) sore. 

Kehadiran Bahlil di pesantren di bawah kaki Gunung Gede Pangrango ini bertepatan dengan suasana syahdu Ramadan 1447 Hijriah.

Setibanya di lokasi pada pukul 16.34 WIB, Bahlil langsung menuju kompleks pemakaman pesantren untuk melakukan takziah ke makam almarhum KH Zezen Zainal Abidin (Pangersa Uwa). Ritual ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan ulama besar di Sukabumi.

Usai melaksanakan salat Ashar berjamaah, Bahlil memberikan motivasi di hadapan ratusan santri. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pesantren merupakan benteng pertahanan ideologi bangsa yang sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka.

“Pesantren sudah ada jauh sebelum negara ini berdiri. Sejak dahulu, ia menjadi tempat lahirnya para pejuang. Di tahun 1950-an, saat bangsa ini digoyang ideologi komunis, para ulama dan pesantrenlah yang berdiri tegak menjaga Pancasila," ujar Bahlil.

Salah satu poin penting yang disoroti Bahlil adalah mengenai ketimpangan akses pendidikan. 

Ia berkomitmen agar skema bantuan pendidikan dari pemerintah, seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dapat menyasar kalangan santri secara lebih luas.

"Kami sedang berupaya agar dana abadi pendidikan seperti LPDP tidak hanya dinikmati oleh lulusan perguruan tinggi umum yang mentereng. Santri dari pesantren juga harus bisa merasakannya. Belum tentu sekolah besar itu lebih hebat daripada pesantren," tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan para santri.

Selain masalah pendidikan, Bahlil juga menyinggung program makanan bergizi yang kini mulai diimplementasikan di lingkungan pesantren sebagai upaya mencetak generasi unggul.

Kisah Inspiratif dari Mantan Kondektur Angkot

Di hadapan para santri, Bahlil juga berbagi kisah masa lalunya yang penuh perjuangan. Ia menceritakan bahwa latar belakang ekonomi keluarga yang sulit bukan merupakan penghalang untuk meraih kesuksesan.

"Saya pernah jadi kondektur angkot di terminal, pernah jualan kue. Jadi, jangan pernah berpikir kemiskinan adalah penghalang masa depan," kenangnya.

Ia berpesan agar para santri memiliki determinasi tinggi dan mampu bergerak cepat dalam menghadapi persaingan global yang dinamis. Menurutnya, saat ini peta persaingan tidak lagi ditentukan oleh siapa yang paling kuat, melainkan siapa yang paling adaptif.

"Masa depan bukan milik orang paling kaya atau paling kuat, tapi milik mereka yang cepat bergerak. Yang cepat akan mengalahkan yang lambat," tambah Bahlil.

Kunjungan ini diakhiri dengan doa bersama untuk kemaslahatan bangsa. Kehadiran tokoh nasional ini menjadi sinyal kuat dukungan terhadap ekosistem pesantren serta penegasan bahwa Partai Golkar merupakan wadah yang terbuka bagi seluruh elemen bangsa tanpa memandang sekat suku maupun agama.(FRA)


Editor : Fikri

Bahlil Lahadalia Safari Ramadan ke Ponpes Azzainiyyah Sukabumi, Santri Harus Bisa Akses LPDP
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin