KLIKSUKABUMI.COM – Kabar gembira bagi warga di wilayah penyangga Jakarta. Jaringan KRL Commuter Line dipastikan akan diperluas hingga menjangkau Cikampek dan Sukabumi pada tahun 2026.
Langkah strategis ini diambil pemerintah guna memangkas waktu tempuh perjalanan serta mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya.
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pengembangan ini merupakan bagian dari visi besar pembenahan sektor perkeretaapian nasional.
“Tahun ini kita akan mengembangkan KRL Jakarta sampai Cikampek, Jakarta sampai Sukabumi, Jakarta sampai Rangkas,” ujar Dony sebagaimana dilansir dari Kompas.com, Rabu (26/2/2026).
Guna mendukung rencana ekspansi tersebut, Danantara telah menyiapkan dana investasi yang fantastis, yakni mencapai Rp50 triliun. Anggaran ini dialokasikan khusus untuk memperkuat infrastruktur perkeretaapian di berbagai wilayah strategis.
Dony menekankan bahwa pengembangan jalur KRL bukan sekadar urusan transportasi semata. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghidupkan pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang lintasan kereta.
Bagi masyarakat penyangga ibu kota, kehadiran KRL ini menjawab kebutuhan mendesak akan transportasi massal berbasis listrik yang selama ini masih terbatas.
Untuk mewujudkan perluasan jaringan ini, Danantara mewajibkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk segera menuntaskan elektrifikasi jalur di lima kota besar, termasuk rute menuju Cikampek dan Sukabumi.
Elektrifikasi menjadi prasyarat mutlak agar layanan KRL dapat beroperasi secara optimal dan efisien.
Menurut Dony, meskipun membutuhkan biaya, nilai investasi untuk elektrifikasi ini relatif terbatas jika dibandingkan dengan dampak ekonomi besar yang akan dihasilkan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghidupkan sedikitnya empat kota baru dalam waktu dekat. Selain rute Cikampek dan Sukabumi, pengembangan jalur Jakarta–Rangkasbitung juga tetap menjadi prioritas utama tahun ini.
Mandat Langsung Presiden Prabowo
Perluasan jaringan KRL ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Stasiun Tanah Abang pada 4 November 2025 lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara tegas meminta PT KAI untuk menuntaskan penambahan 30 titik perpanjangan rel serta pengadaan rangkaian kereta baru.
Presiden memberikan target waktu yang cukup ketat, yakni seluruh instruksi tersebut harus diselesaikan dalam kurun waktu maksimal satu tahun agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas.
Reporter : F. Alfi
Editor : Fikri