Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat oleh warga sudah dalam kondisi membesar di rumah yang dihuni oleh seorang lansia bernama Nanang Saepul Alam (65). Karena jarak bangunan yang berdekatan, api dengan cepat merembet ke dua rumah di sebelahnya yang merupakan milik keluarga Herdiansyah dan Dadan/Enung Sulastri.
Proses pemadaman di lokasi kejadian sempat mengalami kendala yang cukup berarti. Armada pemadam kebakaran yang dikerahkan tidak dapat mencapai titik api karena terhalang oleh akses jalan yang sempit.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, menjelaskan bahwa pemadaman akhirnya dilakukan dengan peralatan alternatif yang ada di sekitar lokasi.
"Mobil pemadam dari Posko V Cibadak tidak dapat masuk ke titik lokasi karena akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan besar. Oleh karena itu, proses pemadaman dilakukan secara bergotong royong oleh warga bersama tim gabungan, dibantu dengan menggunakan mesin pompa air (alkon) dan alat seadanya. Api baru berhasil dipadamkan setelah proses penanganan berlangsung selama kurang lebih satu jam," ungkap Mawaldi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, tiga rumah yang dihuni oleh 3 Kepala Keluarga (KK) dengan total 10 jiwa tersebut mengalami kerusakan sangat berat, dengan tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 85 persen. Seluruh harta benda milik korban di dalam rumah tidak berhasil diselamatkan.
Dari total 10 jiwa yang terdampak, terdapat satu orang lansia dan tiga anak-anak (siswa SMP, SD, dan usia TK). Saat ini, seluruh korban terpaksa mengungsi di beberapa tempat yang aman, seperti kontrakan milik warga, fasilitas Posyandu, serta rumah tetangga dan tokoh masyarakat setempat.
Terkait kondisi para pengungsi, Mawaldi menambahkan bahwa saat ini para korban sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
"Saat ini yang menjadi kebutuhan mendesak bagi para korban meliputi material bangunan, alat-alat rumah tangga, makanan, pakaian, serta kebutuhan sehari-hari lainnya, mengingat rumah dan perlengkapan keluarga mereka telah habis terbakar," tegas Mawaldi.
Pasca kejadian, kondisi di lokasi terpantau sudah kondusif dan api telah sepenuhnya padam.(FKR)
