| Salah Satu Korban Mendapatkan Penanganan Medis Akibat Pembacokan yang Menimpa Dirinya Saat Pulang Sekolah (8/5). (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM – Aksi kekerasan jalanan kembali meresahkan warga Sukabumi. Dua orang pelajar SMK Pertanian menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK) di depan Rumah Sakit DKH, Kelurahan Cibadak, pada Jumat (8/5/2026) sore sekitar pukul 17.45 WIB.
Para pelaku diduga kuat merupakan oknum pelajar dari sekolah lain. Akibat serangan senjata tajam tersebut, kedua korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Berdasarkan data yang dihimpun, kedua korban merupakan pelajar aktif SMK Pertanian dengan identitas S (16) siswa kelas 10, warga Kampung Pasir Langkap, Desa Cicareh, Kecamatan Cikidang dan R (18) siswa kelas 11, warga Kampung Babakan Jaya, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda.
Kronologi Kejadian
Babinsa Kelurahan Cibadak, Serma Aprias Supriyatna, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya insiden berdarah tersebut.
"Setelah mendapat laporan adanya dugaan pembacokan, kami segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi untuk mendapatkan pertolongan medis," jelas Serma Aprias.
Kejadian berlangsung sangat cepat saat situasi jalanan masih cukup ramai. Korban yang saat itu berada di depan RS DKH tiba-tiba diserang oleh kelompok yang diduga juga berasal dari kalangan pelajar.
Orang tua korban, Ida, mengaku sangat terpukul saat mendengar kabar sang anak menjadi korban kekerasan. Ia mengetahui kejadian tersebut setelah rekan anaknya menghubungi menggunakan ponsel milik korban.
"Nomor telepon anak saya dipakai temannya untuk memberi tahu kalau anak saya ada di IGD RSUD Sekarwangi karena kena bacok. Kejadiannya di depan RS DKH saat mau pulang sekolah," ungkap Ida pilu.
Ida juga menambahkan informasi yang diterimanya bahwa pelaku penyerangan diduga merupakan oknum siswa dari sekolah lain yang berpapasan dengan korban.
Menindaklanjuti insiden ini, Serma Aprias Supriyatna telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Danramil 0607-11/Cibadak. Saat ini, pihak TNI terus memperkuat koordinasi dengan Bhabinkamtibmas Polsek Cibadak untuk mendalami motif penyerangan serta mengejar para pelaku.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat adanya indikasi tawuran atau pergerakan kelompok pelajar yang mencurigakan di wilayah Cibadak dan sekitarnya.(FRA)
Editor : Fikri