| Petugas Berjibaku Membersihkan Material Tanah Longsor di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung yang Menutupi Jalan Provinsi Sagaranten-Sukabumi (14/4). (Sumber : BPBD Kabupaten Sukabumi) |
Akibatnya, akses jalan provinsi yang menghubungkan Sukabumi dengan Sagaranten sempat terhambat akibat tertutup material lumpur dan bebatuan.
Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Terdapat dua titik utama yang terdampak cukup parah. Titik pertama berada di Kampung Legokareuy RT 04/04, Desa Cijangkar, di mana material lumpur dan batu menutup badan jalan.
Titik kedua berlokasi di ruas jalan baru Desa Kertaangsana yang juga tertutup material tanah.
Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi bahwa saat ini tim gabungan bersama pihak PU sedang berupaya melakukan pembersihan di lokasi kejadian agar mobilitas warga kembali normal.
"Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama mengakibatkan banjir bandang dan membawa material longsor ke ruas jalan provinsi. Saat ini petugas dari PU PBJ Wilayah II sedang melakukan penanganan intensif untuk membersihkan sisa-sisa lumpur dan batu," ujar Daeng Sutisna saat memberikan keterangan terkait kondisi di lapangan.
Meskipun jalur sudah mulai bisa dilalui, para pengendara yang melintas di kawasan tersebut diminta untuk tetap berhati-hati.
Petugas di lapangan memberlakukan sistem buka tutup kendaraan untuk menghindari kemacetan panjang serta menjaga keamanan selama proses evakuasi material berlangsung.
BPBD juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung bersama jajaran Polsek, Koramil, dan relawan setempat telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen serta memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca di wilayah tersebut masih turun hujan.
Daeng Sutisna menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi warga dan pengguna jalan yang melintasi daerah rawan longsor di musim penghujan ini.
"Kami mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi jalur Nyalindung menuju Sagaranten agar selalu waspada, terutama saat hujan deras turun. Pastikan kondisi kendaraan prima dan hindari berhenti di area yang memiliki tebing curam guna mengantisipasi kejadian serupa," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penanganan di lokasi masih terus berjalan. Pihak BPBD akan terus memperbarui data perkembangan di lapangan jika terdapat informasi tambahan terkait dampak kerusakan lainnya.(FRA)
Editor : Fikri