| Petugas Meninjau Kondisi Rumah yang Ambruk Akibat Tertimpa Material Longsor di Kecamatan Sukalarang pada Sabtu (11/4) sore. (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana alam. Sebuah tebing setinggi 7 meter di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, dilaporkan longsor pada Sabtu (11/4/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa ini mengakibatkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan berat setelah dihantam material tanah.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, terdapat satu orang korban yang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi bahwa pemicu utama longsor adalah durasi hujan yang cukup lama di lokasi kejadian.
"Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan tebing sepanjang 10 meter dengan tinggi 7 meter mengalami longsor dan langsung berdampak pada pemukiman warga," ujar Daeng Sutisna dalam keterangannya kepada Kliksukabumi (11/4).
Akibat kerusakan rumah yang cukup parah, satu keluarga yang terdiri dari dua jiwa terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan mengingat status rumah yang masuk kategori rusak berat.
Saat ini, petugas penanggulangan bencana dari P2BK, Satpol PP, Babinsa, Babinmas, hingga Tagana telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi dengan pihak desa serta muspika setempat.
Namun, proses evakuasi material longsor masih terkendala kondisi cuaca di lapangan yang masih hujan.
Terkait situasi terkini dan potensi bencana susulan, Daeng Sutisna mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Sukabumi belakangan ini.
"Kami meminta warga untuk terus tingkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang disertai angin kencang, guna meminimalisir risiko dampak bencana," pungkas Daeng.
Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi material bangunan untuk perbaikan rumah korban. Pihak setempat juga diarahkan untuk segera membuat berita acara laporan kejadian guna pengajuan bantuan lebih lanjut ke pihak BPBD.(FRA)
Editor : Fikri