| Ilustrasi (Sumber : Istimewa AI) |
Bertandang ke Stadion Gelora BJ Habibie pada Sabtu (18/4/2026) malam, tim berjuluk Pesut Etam sukses mempermalukan tuan rumah PSM Makassar dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan dramatis ini menjadi sinyal bahaya bagi Persib Bandung. Skuat asuhan Fabio Lefundes kini merapat di posisi kedua dan hanya terpaut satu angka dari singgasana puncak klasemen, memanaskan persaingan perebutan gelar juara musim ini.
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Tuan rumah PSM Makassar sempat menyalakan asa suporter Juku Eja setelah kapten mereka, Muhammad Arfan, berhasil menjebol gawang Borneo FC pada menit ke-17.
Tertinggal satu gol tidak membuat mental pemain asal Kota Tepian ini runtuh. Melalui skema serangan balik yang rapi, Juan Villa muncul sebagai pemecah kebuntuan.
Pada menit ke-32, Villa sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, skor yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, jual beli serangan terus terjadi. PSM yang tampil agresif dengan semangat Siri’ Na Pacce berulang kali merepotkan pertahanan Borneo. Namun, ketenangan skuat Fabio Lefundes menjadi kunci utama dalam meredam agresivitas lawan.
Petaka bagi tuan rumah datang di menit ke-79. Penyerang asing Borneo FC, Koldo Obieta, berhasil melepaskan tembakan akurat yang mengoyak jala PSM, mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu.
Meski Juku Eja berupaya mati-matian menyamakan kedudukan di sisa waktu, skor tetap tidak berubah hingga peluit panjang ditiupkan.
Tambahan tiga poin dari Parepare ini sangat krusial bagi peta persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Saat ini, Borneo FC telah mengoleksi 63 poin, menempel ketat Persib Bandung yang memimpin klasemen dengan 64 poin.
Kemenangan ini menjadi sinyal bahaya bagi Persib Bandung, karena skuat asuhan Fabio Lefundes kini hanya terpaut satu angka dari singgasana puncak klasemen.(FRA)
Editor : Fikri