KLIKSUKABUMI.COM – Warga Kampung Darussalam, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan oleh kemunculan seekor ular sanca berukuran besar pada Senin (9/3/2026) malam.
Penemuan predator ini terjadi di tengah suasana mencekam, di mana warga masih dirundung kekhawatiran akibat ancaman bencana pergerakan tanah yang melanda wilayah tersebut.
Kejadian bermula saat seorang warga mendengar suara dentuman keras dari area bawah rumahnya. Setelah diperiksa, ternyata sebuah toren (tangki) air telah jatuh dari tempat penyangganya.
Namun, saat pemilik rumah hendak memperbaiki posisi toren tersebut, kepanikan pecah ketika ditemukan sosok ular besar yang melingkar di dalamnya.
Hasmi Romli, petugas Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang mengevakuasi ular tersebut, menjelaskan bahwa warga langsung melaporkan kejadian ini ke petugas yang sedang bersiaga di Posko Tanggap Darurat Bencana.
"Menurut pengakuan warga, awalnya terdengar ada yang jatuh di bawah rumah. Ternyata pas dilihat toren air jatuh, dan pas dicek ke belakang mau dibetulkan, ternyata ada ular di dalamnya hingga menimbulkan kepanikan," ujar Hasmi.
Mendapat laporan tersebut, tim evakuasi segera meluncur dari posko menuju lokasi kejadian. Proses pengamanan ular ini diakui cukup sulit mengingat ukurannya yang besar dan keterbatasan peralatan yang ada di lapangan saat itu.
Ular tersebut diketahui merupakan jenis Sanca Bodo dengan ukuran panjang mencapai 4 meter dan bobot diperkirakan sekitar 12 kilogram.
Meski menghadapi kendala medan dan ukuran predator yang cukup masif, tim BPBD berhasil mengamankan situasi dalam waktu singkat.
"Tingkat kesulitan memang sulit karena keterbatasan alat dan juga ular cukup besar. Namun Alhamdulillah, proses evakuasi memakan waktu sekitar 20 menit," tambah Hasmi.
Kemunculan ular ini menambah beban psikologis bagi warga Bantargadung yang saat ini tengah waspada terhadap pergerakan tanah.
Diduga, perubahan struktur tanah atau rusaknya habitat alami memaksa satwa liar keluar dan mendekati pemukiman penduduk untuk mencari tempat berlindung.
Saat ini, ular sanca tersebut telah diamankan oleh petugas untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Petugas BPBD terus mengimbau warga agar tetap waspada, tidak hanya terhadap pergerakan tanah, tetapi juga potensi gangguan satwa liar yang mungkin muncul di tengah kondisi darurat.(FRA)
Editor : Fikri