KLIKSUKABUMI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca di wilayah Sukabumi dan sekitarnya pada hari ini, Minggu (8/32026).
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang diprediksi akan berlangsung cukup lama.
Berdasarkan laporan terbaru dari BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat, kondisi cuaca di Sukabumi akan mengalami dinamika yang signifikan sepanjang hari.
Pada pagi hari, wilayah Sukabumi secara umum diprediksi masih dalam kondisi berawan. Namun, perubahan cuaca mulai terlihat menjelang siang hari di mana intensitas awan akan meningkat drastis.
Memasuki waktu siang dan sore hari (pukul 13.00 – 19.00 WIB), Kabupaten Sukabumi diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini diperkirakan tidak langsung mereda saat matahari terbenam.
Memasuki malam hari (pukul 19.00 – 01.00 WIB), potensi hujan sedang hingga lebat masih tetap tinggi di sebagian besar wilayah Kabupaten Sukabumi. Bahkan hingga dini hari, wilayah ini diprediksi masih akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kondisi Suhu dan Kecepatan Angin
Sepanjang hari ini, suhu udara di wilayah Jawa Barat diperkirakan berada di kisaran 19 hingga 32 derajat Celcius.
Tingkat kelembapan udara terpantau sangat tinggi, yaitu antara 60 hingga 98 persen.
Selain curah hujan yang tinggi, BMKG juga memberikan catatan khusus mengenai kecepatan angin yang bertiup dari arah Barat Laut dengan kecepatan mencapai 05 hingga 45 kilometer per jam.
Peringatan Dini BMKG
Pihak prakirawan BMKG memberikan instruksi khusus bagi masyarakat di Jawa Barat, khususnya wilayah Sukabumi, untuk waspada terhadap potensi peningkatan kecepatan angin yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Warga juga dihimbau untuk berhati-hati terhadap potensi kilat, petir, dan angin kencang yang biasanya menyertai hujan lebat.
Kondisi ini berisiko menyebabkan pohon tumbang, banjir luapan, hingga jalanan yang licin bagi para pengendara.
Bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana atau sering melakukan aktivitas di luar ruangan, sangat disarankan untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini melalui situs resmi atau aplikasi BMKG.(FRA)
Editor : Fikri